Analisis Kondisi Bahasa Daerah pada Keluarga Transmigran Asal Jawa

Pendekatan Sosiolinguistik

  • Kasmawati Kasmawati Universitas Muslim Maros
  • Irwan Fadli Universitas Muslim Maros
Keywords: Penggunaan Bahasa Daerah, Transmigran Asal Jawa, Sosiolinguistik

Abstract

Selain membawa dampak positif bagi pemerataan penduduk dan meningkatnya aktivitas ekonomi masyarakat, transmigran juga membawa dampak negatif bagi keberlangsungan bahasa daerah baik bahasa daerah pendatang maupun bahasa daerah setempat.Penelitian ini bertujuan menganalisis penggunaan bahasa daerah pada keluarga transmigran asal Jawa di Kabupaten Maros.Sampel penelitian sebanyak 40 orang keluarga dengan jumlah keturunan sebanyak 110 orang responden. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara dan penyebaran kuesioner, data yang dikumpulkan dianalisis dengan menggunakan teknik reduksi, model/display data, serta verifikasi dan/atau penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan kemampuan bahasa daerah keturunan keluarga transmigran asal Jawa di Kabupaten Maros yang berada dalam kondisi yang kurang baik,hal ini didasari oleh kondisi mayoritas keturunan yang tidak lagi mampu menggunakan bahasa daerahnya yakni sebesar 63% atau sebanyak 57 responden yang tidak lagi mampu menggunakan bahasa daerahnya dalam berkomunikasi.

References

Abul Chaer dan Agustina, 2010, Sosiolinguistik: Perkenalan Awal, Jakarta: PT. Rineka Cipta

Gusnawati, dkk, (2017). Kemampua Bahasa Daerah pada Keturunan Keluarga Kawin Campur Antarsuku di Kabupaten Maros; Pendekatan Sosiolinguistik, dalam Prosiding Internasional IKAD BUDI ke-7, Vol. 1, ISBN 978-602-60462-4-6, September 2017, hal 98-103.

Sumarsono dan Partana, 2002, Sosiolinguitik. Yogyakarta: Penerbit Sabda.

Lukman, 2000, Pemertahanan Bahasa warga Transmigran Jawa di Wonomulyo Polmas serta Hubungannya dengan Kedwibahaan dan Faktor-faktor Sosial, dalam http://www.pascaunhas.net/jurnal_pdf/vol12/LUKMAN12.pdf.

Kementerian Desa, Pengembangan daerah Tertinggal dan Transmigrasi RI, 2015, Transmigrasi Masa Doeloe, kini dan Harapan Kedepan, Direktorat Bina Potensi Kawasan Transmigrasi.

Emzir, 2016, Metode Penelitian Kualitatif: Analisis Data, Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.

Amir. 2009. Pola bahasa pada Ranah Keluarga di Kabupaten Pangkajene Kepulauan. dalam Disertasi. Makassar; Program Pasca Sarjana Universitas Hasanuddin.

Lukman dan Gusnawaty. 2013. Ancangan Model Pembinaan, Pengembangan, dan Pelestarian, Bahasa. Makassar: Universitas Hasanuddin.

Ibrahim, Gufran Ali. 2011. Bahasa Terancam Punah: Fakta, Sebab-Musabab, Gejala, dan Strategi Perawatannya. dalam Jurnal Masyarakat Linguistik Indonesia, Vol. 29, No. 1, Februari 2011 hal 35-52.

Darwis, Muhammad. 2011Nasib Bahasa Daerah Di Era Globalisasi: Peluang dan Tantangan. Dalam Workshop Pelestarian Bahasa Daerah Bugis Makassar. Balitbang Agama Makassar.

Haque. 2011. Migrant Family Language Practices and Language Policies in Finland. Apples-Journal of AppliedLanguage Studies,5 (1) : 49 - 64.

Darwis, Muhammad. 1985. Corak Pertumbuhan Bahasa Indonesia di PerkampunganPT Arun Aceh Utara. (Hasil Penelitian). Banda Aceh: PLPIIS Universitas SyiahKuala.

Grimes. 1988. Ethnologue: languages of the world. Dallas, Texas: Summer Institute of Linguistics, Inc.

Published
2019-12-14
How to Cite
Kasmawati, K., & Fadli, I. (2019). Analisis Kondisi Bahasa Daerah pada Keluarga Transmigran Asal Jawa. Jurnal Idiomatik: Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 2(2), 83-90. Retrieved from https://ejournals.umma.ac.id/index.php/idiomatik/article/view/400