Numbak Kerbau: Menguatkan Nilai Karakter Melalui Prosesi Pernikahan Adat Etnik Serawai untuk Siswa Sekolah Dasar

Authors

  • Atika Susanti Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Bengkulu https://orcid.org/0000-0002-7209-3416
  • Ratna Sari Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Bengkulu
  • Adinda Asri Ramadhanti Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Bengkulu
  • Ady Darmansyah Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Tangerang Raya

Keywords:

Numbak Kerbau, Nilai Karakter, Kearifan Lokal, Etnik Serawai, Sekolah Dasar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum optimalnya penguatan pendidikan karakter pada siswa sekolah dasar serta kurangnya pemanfaatan kearifan lokal sebagai sumber pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan pelaksanaan tradisi Numbak Kerbau dalam prosesi pernikahan adat etnik Serawai Bengkulu Selatan, (2) mengidentifikasi nilai-nilai karakter yang terkandung di dalamnya, dan (3) menganalisis relevansi tradisi Numbak Kerbau sebagai sumber pembelajaran bagi siswa sekolah dasar. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan subjek penelitian meliputi tokoh adat dan masyarakat setempat. Teknik analisis data menggunakan model analisis interaktif yang meliputi kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi Numbak Kerbau merupakan bagian penting dalam prosesi pernikahan adat yang masih dilestarikan dan memiliki fungsi sosial yang kuat dalam kehidupan masyarakat. Pelaksanaannya melibatkan partisipasi aktif masyarakat melalui tahapan musyawarah, persiapan, hingga pelaksanaan prosesi, termasuk Tari Numbak Kebau yang sarat makna simbolik sebagai ungkapan rasa syukur. Tradisi ini mengandung berbagai nilai karakter, yaitu: (1) gotong royong, (2) tanggung jawab, (3) kebersamaan, (4) religiusitas, dan (5) solidaritas sosial, yang tercermin secara nyata dalam setiap tahapan kegiatan. Selain itu, tradisi ini memiliki relevansi yang tinggi sebagai sumber pembelajaran kontekstual dalam penguatan pendidikan karakter di sekolah dasar, serta dapat diintegrasikan dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila, khususnya pada elemen Bhinneka Tunggal Ika. Dengan demikian, pemanfaatan tradisi Numbak Kerbau dalam pembelajaran dapat menjadi alternatif inovatif dalam mengintegrasikan nilai budaya lokal sekaligus memperkuat identitas budaya siswa sekolah dasar.

Author Biography

  • Atika Susanti, Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Bengkulu

    Dosen PGSD UNIB

Downloads

Published

18-05-2026

Issue

Section

Pendidikan Guru Sekolah Dasar

How to Cite

Susanti, A., Sari, R., Ramadhanti, A. A., & Darmansyah, A. (2026). Numbak Kerbau: Menguatkan Nilai Karakter Melalui Prosesi Pernikahan Adat Etnik Serawai untuk Siswa Sekolah Dasar. Prosiding Seminar Nasional FKIP Universitas Muslim Maros, 3(1), 60-71. https://ejournals.umma.ac.id/index.php/semnas/article/view/3303