Meningkatkan Hasil Belajar Mata Kuliah Matematika Diskrit Melalui Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Make a Match pada Mahasiswa Jurusan Pendidikan Matematika FKIP Unismuh Makassar

  • Kristiawati Kristiawati Universitas Muhammadiyah Makassar
  • Rezki Ramdani Universitas Muhammadiyah Makassar
Keywords: Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Make a Match, Hasil Belajar Matematika

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Enelitian yang ilakukan secara kolaboratif antara osen model (pengajar)dan dosen pengamat (observer). TujuanĀ  yang ingin dicapai pada penelitian ini adalah untuk Meningkatkan hasil Belajar Mata Kuliah Matematika Diskrit Mahasiswa Jurusan Pendidikan Matematika FKIP Unismuh Makassar melalui Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Make A Match. Penelitian ini dilakukan bersiklus, yaitu melalui tahapan perencanaan (planning), tindakan (action), pengamatan (observation), dan refleksi (reflection). Pada tahap perencanaan (planning) ini dikembangkan perangkat perkuliahan. Proses pengembangan perangkat melalui fase penyusunan draft, validasi, dan revisi. Selain itu, pada tahap tindakan (action) perangkat perkulihan yang suddah dikembangkan digunakan dalam proses perkuliahan. Pada tahap pengamatan (observation) selama proses perkulihan dilakukan observasi terhadap mahasiswa dan dosen beserta interaksi yang terjadi. Pada tahap refleksi (reflection) Hasil observasi terhadap mahasiswa dan dosen dibawah ke pertemuan tim peneliti untuk dianalisis. Hasil analisis dijadikan sebagai bahan perbaikan pembelajaran pada pertemuan selanjutnya. Instrumen yang diunakan dalam penelitian meliputi jurnal harian, lembar observasi aktivitas mahasiswa, lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran, tes hasil belajar dan angket respon mahasiswa. Hasil observasi menunjukkan bahwa mahasiswa semakin aktif. Hasi tes menunjukkan sebelum perlakuan dari 33 mahasiswa, tidak ada mahasiswa yang mencapai kriteria ketuntasan minimal (KKM) 75, sedangkan setelah perlakuan sebanyak 28 atau 84,84% mencappai KKM, meskipun belum ada yang memperoleh nilai ideal 100. Mahasiswa juga memberikan respon positif terhadap model pembalajaran yang diterapkan.

References

Arends, Richard I. (1997). Classroom Instruction and Management. New York: McGraw-Hill Companies, Inc.

_____________. (2008). Learning to Teach, Belajar untuk Mengajar, Edisi Ketujuh Buku Satu. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

_____________. (2008). Learning to Teach, Belajar untuk Mengajar, Edisi Ketujuh Buku Dua. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Ibrahim, Muslimin., dkk. (2000). Pembelajaran Kooperatif. Surabaya: Surabaya University Press.

Johnson, David W., dan Johnson, Roger T. (1994). Learning Together and Alone: Cooperative, Competitive, and Individualistic Learning. Boston: Allyn and Bacon.

_____________. (2002). Meaningful Assessment: A Manageable and Cooperative Process. Boston: Allyn and Bacon.

Kunandar. (2008). Langkah Mudah Penelitian Tindakan Kelas sebagai Pengembangan Profesi Guru. Jakarta: PT. RajaGrafindo Persada.

Nasir, A. Muhajir. (2016). Statistik Pendidikan. Yogyakarta: Media Akademi.

Slavin, Robert E. (1995). Cooperative Learning: Theory, Research, and Practice 2nd Edition . Massachusetts: Allyn and Bacon.

_____________. (2009). Psikologi Pendidikan: Teori dan Praktik, Edisi Kedelapan Jilid Satu.Jakarta: PT. Indeks.

_____________. (2009). Psikologi Pendidikan: Teori dan Praktik, Edisi Kedelapan Jilid Dua.Jakarta: PT. Indeks.

Published
2019-06-24
How to Cite
Kristiawati, K., & Ramdani, R. (2019). Meningkatkan Hasil Belajar Mata Kuliah Matematika Diskrit Melalui Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Make a Match pada Mahasiswa Jurusan Pendidikan Matematika FKIP Unismuh Makassar. EQUALS: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika, 2(1), 1-9. Retrieved from http://ejournals.umma.ac.id/index.php/equals/article/view/199
Section
Pendidikan Matematika