http://ejournals.umma.ac.id/index.php/equals/issue/feed EQUALS: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika 2022-12-16T05:18:28+07:00 Nirfayanti nirfa@umma.ac.id Open Journal Systems <div style="text-align: justify;"><a title="Equals: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika" href="https://ejournals.umma.ac.id/index.php/equals" target="_blank" rel="noopener"><strong>Equals:&nbsp;Jurnal ilmiah Pendidikan Matematika</strong></a>, memuat artikel berupa hasil pemikiran, studi pustaka atau penelitian yang berkaitan dengan perkembangan bidang ilmu pendidikan matematika dan belum pernah diterbitkan dalam jurnal lain.</div> <div>Diterbitkan :&nbsp;Program Studi Pendidikan Matematika FKIP Universitas Muslim Maros<br><strong>Nomor ISSN : <a title="ISSN Link" href="http://u.lipi.go.id/1532679702" target="_blank" rel="noopener">2622-2329</a> (media cetak)</strong><br><strong>Nomor ISSN : <a title="ISSN Link" href="http://u.lipi.go.id/1532566397" target="_blank" rel="noopener">2622-2442</a>&nbsp;(media online)</strong></div> <div><strong>Alamat Redaksi:&nbsp;</strong>Jl. Dr. Ratulangi No. 62 Maros, Sulawesi Selatan 90511<br>Email: equals@umma.ac.id <br>Website: https://ejournals.umma.ac.id/index.php/equals</div> http://ejournals.umma.ac.id/index.php/equals/article/view/1532 Efektivitas Pembelajaran Matematika dengan Pendekatan Induktif Selama Masa Pandemi Covid-19 2022-12-16T05:18:28+07:00 Aisyah Aisyah icaaisyah974@gmail.com Rahmawati Rahmawati nyoled@umma.ac.id Hunaeda Hunaeda hunaeda11@gmail.com Rezky Rianti rezkyrianti6@gmail.com Sari Sari shariiioo25@gmail.com <p>Salah satu upaya meningkatkan motivasi siswa dalam pembelajaran adalah dengan menggunakan pendekatan pembelajaran yang tepat, salah satunya adalah pendekatan induktif. Penelitian yang dilaksanakan ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan bagaimana efektivitas pembelajaran matematika dengan pendekatan induktif selama masa pandemi Covid-19. Untuk mencapai tujuan tersebut, dalam penelitian ini dilibatkan MA Darussalam Barandasi Maros yang pembelajarannya berlangsung secara tatap muka dengan enam rombongan belajar pada tahun ajaran dimana penelitian dilaksanakan. Berdasarkan analisis dengan menggunakan uji tes, diperoleh hasil penelitian sebagai berikut. Pada tes kemampuan awal (<em>pretest</em>) nilai tertinggi dan terendah sebesar 40 dan 10. Sedangkan pada tes setelah di beri perlakuan (posttest) nilai tertinggi dan terendah sebesar 93 dan 81. Dari hasil lembar pengamatan aktivitas siswa yang diisi setiap pertemuan maka diperoleh persentase aktivitas positif siswa melalui pendekatan induktif adalah 84,75%, sehingga aktivitas siswa dikatakan efektif karena telah memenuhi kriteria aktivitas siswa secara klasikal yaitu ≥ 70% siswa terlibat aktif dalam proses pembelajaran. Dari hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi guru untuk mengarahkan dan membimbing siswa dalam mencapai hasil belajar yang lebih baik, dapat memberikan manfaat dalam rangka meningkatkan mutu pembelajaran matematika dan kualitas dari siswa dan sekolah, serta memberikan sumbangsih positif pada dunia pendidikan.</p> 2022-12-16T04:28:53+07:00 ##submission.copyrightStatement## http://ejournals.umma.ac.id/index.php/equals/article/view/1563 Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning Berbantuan Augmented Reality Terhadap Kemampuan Spasial Siswa 2022-12-16T05:18:28+07:00 Sugian Nurwijaya sughyb1@gmail.com <p>Pengembangan kemampuan spasial menjadi salah satu tujuan utama pendidikan matematika di seluruh dunia, dari sekolah dasar sampai perguruan tinggi, oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh model pembelajaran <em>problem based learning</em> dengan menggunakan pembelajaran berbantuan <em>augmented reality</em> terhadap kemampuan spasial siswa SMA Negeri 6 Ambon. Kemampuan spasial dapat bermanfaat untuk memvisualisasikan dan menganalisis informasi tentang permasalahan yang berkaitan dengan geometri. Populasi pada riset ini yaitu semua siswa kelas X SMA Negeri 6 Ambon yang terdiri dari 5 kelas. Selanjutnya <em>sampel</em> dalam penelitian ini adalah kelas X MIPA2 dan kelas X MIPA1 yang dipilih dengan menggunakan teknik pengambilan sampel secara <em>purposive sampling</em>. Metode pengumpulan data menggunakan tes kemampuan spasial yang berupa tes uraian. Analisis Statistik Deskriptif dan statistik inferensial digunakan untuk menganalisis data penelitian ini. Hasil riset ini dengan statistik deskriptif didapatkan yaitu: 1) Rerata <em>pretest</em> kelas eksperimen sebesar 57,16 sedangkan rerata <em>posttest</em> kelas eksperimen sebesar 84,33; 2) rerata <em>pretest</em> kelas kontrol sebesar 41,50 sedangkan rerata <em>posttest</em> kelas kontrol sebesar 62,16; 3) hasil kemampuan spasial mengalami peningkatan dilihat dari nilai N-Gain kelas kontrol dengan kelas eksperimen sebesar 0,63 termasuk pada kategori tinggi. Hasil pengujian hipotesis pada penelitian ini dengan menggunakan uji Mann-Whitney diperoleh hasil analisis p&lt;0,05 pada taraf signifikan 5% yang berarti ada perbedaan rerata skor kemampuan spasial siswa pada kedua kelas. Jadi dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh model pembelajaran <em>problem based learning</em> dengan berbantuan <em>augmented reality</em> terhadap kemampuan spasial siswa.</p> 2022-12-15T11:50:10+07:00 ##submission.copyrightStatement## http://ejournals.umma.ac.id/index.php/equals/article/view/1547 Pengaruh Metode Inside-Outside Circle (IOC) Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Matematis Siswa Kelas XI SMA Hang Tuah Makassar 2022-12-16T05:18:28+07:00 Syamsuriyawati Syamsuriyawati wathy@umma.ac.id Khaerani Khaerani khaerani@umma.ac.id Dedy Setyawan dedy@umma.ac.id <p>Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu (<em>quasi experiment</em>) yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode <em>inside-outside circle</em> terhadap kemampuan berpikir kritis matematis siswa kelas XI SMA Hang Tuah Makassar. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI SMA Hang Tuah Makassar, dengan pengambilan sampel secara random. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI MIPA 1 yang berjumlah 29 orang sebagai kelas eksperimen dan kelas XI MIPA 2 yang berjumlah 26 orang sebagai kelas kontrol. Instrumen yang digunakan adalah tes kemampuan berpikir kritis yakni <em>post</em><em>-test </em>berupa 5 soal esai yang telah divalidasi oleh ahli. Data dianalisis secara deskriptif dan inferensial dengan uji normalitas dan uji homogenitas sebagai uji prasyarat analisis dan uji t sampel independen sebagai uji hipotesis. Hasil analisis berdasarkan uji t sampel independen, diperoleh nilai 0,005 &lt; ½α (0,005 &lt; 0,025) dengan nilai t<sub>hitung</sub> &gt; t<sub>tabel</sub> yaitu (2,909 &gt; 1,674) yang menunjukkan adanya perbedaan dari kemampuan berpikir kritis matematis siswa kelas kontrol dan kelas eksperimen, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh penerapan metode <em>inside-outside circle</em> terhadap kemampuan berpikir kritis matematis siswa kelas XI SMA Hang Tuah Makassar.</p> 2022-12-08T05:46:41+07:00 ##submission.copyrightStatement## http://ejournals.umma.ac.id/index.php/equals/article/view/1564 Pemahaman Siswa Pada Materi Fungsi Eksponen Ditinjau Dari Teori APOS Di Kelas X MAN Kota Palangkaraya 2022-12-16T05:18:27+07:00 Oktaviana Ainun Ratnawati oktavianaainun29@gmail.com Emy Artuti oktavianaainun29@gmail.com Jackson Pasini Mairing oktavianaainun29@gmail.com <p>Hasil Ujian Nasional (UN) SMA pada mata pelajaran matematika di tahun 2018 mengalami penurunan yang sangat signifikan yaitu 4,67% dibandingkan dengan hasil UN di 2 tahun sebelumnya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemahaman siswa ditinjau dari teori APOS (<em>Aksi, Proses, Objek, dan Skema</em>) untuk mengetahui penyebab turunnya hasil UN dengan letak pemahaman siswa. Jenis penelitian menggunakan deskriptif dengan pendekatan kualitatif dilaksanakan di kelas X MIPA-5 MAN Kota Palangkaraya pada tahun ajaran 2018/2019 dengan subjek penelitian 23 siswa dan diperoleh 3 siswa sebagai wakil subjek yang memenuhi kriteria pemilihan subjek. Urutan analisis data dimulai dari subjek berkemampuan sedang 2 siswa dan berkemampuan tinggi 1 siswa ditinjau dari teori APOS dan dilanjutkan dengan memetakan ke salah satu level dari <em>triad</em> perkembangan skema. Hasil penelitian menunjukkan bahwa subjek dengan kemampuan sedang (S18) hanya berada pada tahap Aksi, jika dipetakan pada teori <em>triad</em> perkembangan skema hasilnya subjek tidak masuk level manapun dari <em>triad</em>. Subjek dengan kemampuan sedang (S16) berada pada tahap aksi dan proses, jika dipetakan pada teori <em>triad</em> perkembangan skema hasilnya subjek berada di level intra (level 0). Subjek dengan kemampuan tinggi (S03) berada pada tahap aksi, proses, dan objek jika dipetakan pada teori <em>triad</em> perkembangan skema hasilnya subjek berada di level <em>inter</em> (level 1).</p> 2022-12-01T00:00:00+07:00 ##submission.copyrightStatement##