Generative AI Policy
Kebijakan Penggunaan AI Generatif dalam Proses Penulisan
Seiring dengan meningkatnya penggunaan perangkat AI generatif dalam dunia publikasi akademik, Karst: Jurnal Pendidikan Fisika dan Terapannya menetapkan kebijakan yang jelas untuk memandu penulis, mitra bestari (reviewer), dan editor dalam penggunaannya secara bertanggung jawab. Kebijakan ini bertujuan untuk menjamin transparansi, menegakkan standar etika, dan menjaga integritas proses penulisan serta publikasi ilmiah. Pengelola jurnal akan terus memantau perkembangan teknologi AI dan memperbarui kebijakan ini jika diperlukan.
Catatan: Kebijakan ini khusus mengatur penggunaan AI generatif dalam proses penulisan naskah dan tidak membatasi penggunaan perangkat AI untuk kegiatan penelitian (seperti analisis data atau pemodelan), yang harus dijelaskan secara memadai pada bagian Metode Penelitian.
1. Pedoman untuk Penulis
Penulis dapat menggunakan perangkat AI generatif atau teknologi bantu AI untuk meningkatkan tata bahasa, kejelasan, dan keterbacaan naskah. Namun, pengawasan manusia (human oversight) tetap mutlak diperlukan. Penulis wajib mengevaluasi, mengedit, dan bertanggung jawab penuh atas seluruh konten yang dihasilkan oleh AI. Naskah yang sepenuhnya bergantung pada konten buatan AI tanpa tinjauan manusia yang memadai tidak akan diterima.
2. Pernyataan Penggunaan AI (Berlaku mulai Vol. 10 No. 1, Juni 2027)
Penulis diwajibkan untuk mengungkapkan penggunaan perangkat AI generatif dalam penulisan naskah dengan menyertakan pernyataan pada bagian khusus berjudul:
“Pernyataan Penggunaan AI dalam Proses Penulisan”
(Bagian ini diletakkan sebelum Daftar Pustaka)
Contoh Teks Pernyataan:
"Penulis menggunakan [NAMA ALAT/LAYANAN AI] dalam penyusunan naskah ini untuk [misal: memperbaiki tata bahasa, memuat ulang kalimat/paraphrasing, meningkatkan kejelasan]. Setelah menggunakan alat/layanan tersebut, penulis telah memeriksa dan mengedit kembali seluruh isinya secara cermat serta bertanggung jawab penuh atas konten publikasi ini."
Jika tidak ada perangkat AI generatif yang digunakan, penulis wajib menyatakan:
"Penulis menyatakan bahwa tidak ada perangkat AI generatif yang digunakan dalam proses penulisan maupun penyusunan naskah ini."
3. Pengecualian & Klarifikasi
-
Penggunaan alat pemeriksa ejaan dan tata bahasa dasar (seperti Microsoft Word Editor, Grammarly) tidak memerlukan pernyataan khusus.Perangkat AI generatif tidak dapat dicantumkan sebagai penulis atau rekan penulis (co-author).
-
Hanya penulis manusia yang dapat mengambil tanggung jawab penuh atas karya ilmiah tersebut.
4. Penggunaan AI dalam Penelitian
Kebijakan ini tidak membatasi atau mengatur penggunaan AI untuk tugas-tugas penelitian (seperti pemrosesan data, pemodelan, atau klasifikasi). Jika AI digunakan untuk tujuan tersebut, penulis harus menjelaskan metodologi dan alat yang digunakan secara jelas pada bagian Metode dalam naskah.
5. Penggunaan Perangkat AI untuk Pembuatan Gambar
-
Gambar Penjelas atau Konseptual: Diizinkan, dengan syarat penulis memverifikasi akurasi kontennya.
-
Gambar Artistik atau Ilustratif: Diizinkan untuk tujuan non-ilmiah (seperti desain sampul atau graphical abstract), selama hak penggunanya jelas.
-
Gambar Bukti Ilmiah/Faktual: Tidak diizinkan. Klaim ilmiah harus didukung oleh data empiris yang dapat diverifikasi, bukan visual buatan AI.
6. Pedoman untuk Mitra Bestari (Reviewer)
Mitra bestari dilarang mengunggah bagian mana pun dari naskah ke dalam perangkat AI generatif, karena hal ini dapat melanggar kerahasiaan (confidentiality) dan privasi naskah yang dikirimkan. Mitra bestari bertanggung jawab secara pribadi atas integritas dan kerahasiaan evaluasi yang mereka lakukan.
7. Pedoman untuk Editor
Editor harus menjaga kerahasiaan naskah secara ketat. Penggunaan perangkat AI generatif untuk menganalisis atau merangkum naskah yang masuk dilarang keras guna melindungi integritas dan privasi materi yang diajukan.
Kebijakan ini mencerminkan komitmen Karst: Jurnal Pendidikan Fisika dan Terapannya terhadap inovasi yang bertanggung jawab dan publikasi yang beretika di era kecerdasan buatan.






94.jpg)













