Implementasi Blended Learning pada Pembelajaran Biologi Sel di SMA sebagai Strategi Pembelajaran Pascapandemi

Authors

  • Armita ayu lestari Pendidikan Biologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muslim Maros
  • Rizki Amalia Nur Pendidikan Biologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muslim Maros

Keywords:

Biologi Sel, blended learning, pembelajaran pascapandemi, hasil belajar, kemandirian belajar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi blended learning pada pembelajaran Biologi Sel sebagai strategi pembelajaran pascapandemi di SMA Negeri 12. Penelitian dilatarbelakangi oleh kebutuhan adaptasi sistem pembelajaran setelah pandemi yang menuntut integrasi antara pembelajaran tatap muka dan pembelajaran daring untuk meningkatkan efektivitas proses belajar. Blended learning dipandang sebagai strategi yang mampu mengakomodasi fleksibilitas belajar, mendorong partisipasi aktif siswa, serta memperkuat pemahaman konsep yang bersifat abstrak pada materi Biologi Sel. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian meliputi guru dan siswa kelas XI. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan angket untuk memperoleh gambaran mengenai implementasi blended learning, kendala yang dihadapi, serta dampaknya terhadap proses dan hasil belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi blended learning melalui kombinasi pembelajaran tatap muka, penggunaan platform digital, diskusi interaktif, dan penugasan berbasis teknologi mampu meningkatkan keterlibatan siswa, kemandirian belajar, serta pemahaman konsep Biologi Sel. Temuan penelitian juga menunjukkan adanya peningkatan nilai rata-rata siswa dari 72,4 menjadi 84,1, peningkatan ketuntasan belajar klasikal dari 68,75% menjadi 87,50%, serta tingginya respons positif siswa terhadap pembelajaran dengan rata-rata skor 82,6. Meskipun demikian, implementasi blended learning masih menghadapi tantangan berupa keterbatasan akses internet, variasi kemampuan literasi digital siswa, dan kesiapan guru dalam mendesain pembelajaran terpadu. Oleh karena itu, diperlukan dukungan fasilitas, penguatan kompetensi digital, serta pengembangan model pembelajaran berkelanjutan agar implementasi blended learning dapat berjalan optimal dalam meningkatkan kualitas pembelajaran Biologi di sekolah menengah atas.

Downloads

Published

18-05-2026

How to Cite

lestari, A. ayu, & Nur, R. A. (2026). Implementasi Blended Learning pada Pembelajaran Biologi Sel di SMA sebagai Strategi Pembelajaran Pascapandemi. Prosiding Seminar Nasional FKIP Universitas Muslim Maros, 3(1), 11-17. https://ejournals.umma.ac.id/index.php/semnas/article/view/3351

Similar Articles

21-26 of 26

You may also start an advanced similarity search for this article.