Implikatur Percakapan pada Film Ipar Adalah Maut: Kajian Pragmatik
DOI:
https://doi.org/10.46918/idiomatik.v8i2.3126Keywords:
Implikatur Percakapan, Tindak Tutur Ilokusi, Pragmatik, FilmAbstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya memahami makna tersembunyi dalam percakapan tokoh film sebagai bentuk representasi realita sosial. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan bentuk dan makna, serta fungsi implikatur percakapan dalam film Ipar Adalah Maut. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan pragmatik. Sumber data berupa transkrip percakapan dalam film Ipar Adalah Maut, yang dikumpulkan melalui teknik simak, catat, dan dokumentasi. Analisis data didasarkan pada teori implikatur percakapan oleh George Yule serta fungsi tindak tutur ilokusi oleh Searle. Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 84 data implikatur percakapan yang terdiri dari 24 implikatur percakapan umum, 36 implikatur percakapan khusus, dan 24 implikatur percakapan berskala. Selain itu, ditemukan 73 data fungsi implikatur, yakni 20 fungsi implikatur asertif atau representatif, 22 fungsi implikatur direktif, 16 fungsi implikatur ekspresif, 8 fungsi implikatur komisif, dan 7 fungsi implikatur deklaratif. Temuan ini mengindikasikan bahwa implikatur percakapan khusus dan fungsi implikatur direktif lebih dominan, yang merefleksikan ketergantungan makna pada konteks spesifik serta adanya kecenderungan tokoh dalam menyampaikan perintah atau permintaan. Hasil penelitian ini menunjukkan kontribusi signifikan terhadap kajian pragmatik dalam memahami dinamika interaksi verbal dalam karya sebuah film.
References
Afrilesa, R. (2020). Implikatur dalam meme politik (kajian pragmatik). CV AA Rizky. https://aarizky.com/admin-panel/buku/b25leHAxMTc=.pdf
Asri, R. (2020). Membaca film sebagai sebuah teks: Analisis isi film Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini (NKCTHI). Jurnal Al Azhar Indonesia Seri Ilmu Sosial, 1(2), 74–86. https://jurnal.uai.ac.id/index.php/JAISS/article/download/462/396
Devianty, R. (2018). Penyimpangan dalam berbahasa Indonesia. Jurnal Raudhah, 6(1). http://download.garuda.kemdikbud.go.id/article.php?article=774201&val=12638&title=PENYIMPANGAN%20DALAM%20BERBAHASA%20INDONESIA
Fiantika, F. R., Maharani, A., et al. (2022). Metodologi penelitian kualitatif. PT Global Eksekutif Teknologi. https://www.researchgate.net/profile/Anita-Maharani/publication/359652702_Metodologi_Penelitian_Kualitatif/links/6246f08b21077329f2e8330b/Metodologi-Penelitian-Kualitatif.pdf
Islamiyah, N. (2022). Implikatur percakapan antartokoh dalam film Cek Toko Sebelah karya Ernest Prakasa. Prawara: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 3(1), 14–26. https://doi.org/10.20884/1.jpbsi.2022.3.1.4343
Kojongian, M. K., Tumbuan, W. J. F. A., & Ogi, I. W. J. (2022). Efektivitas dan efisiensi bauran pemasaran pada wisata religius Bukit Kasih Kanonang Minahasa dalam menghadapi new normal marketing. Jurnal EMBA, 10(4), 1966–1975. https://ejournal.unsrat.ac.id/v3/index.php/emba/article/view/44515/40614
Sari, L. D. P., Wahyuningsih, W., & Puspitasari, D. (2022). Implikatur percakapan tokoh dalam film Single 2 karya Raditya Dika. Shambhasana: Seminar Nasional Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya, 1(1), 41–49.
Sudarsono, S. C. (2023). Teori konteks Dell Hymes: SPEAKING. Sastranesia. https://sastranesia.id/teori-konteks-dell-hymes-speaking/
Wachid, A. (2022). Pragmatik dalam interpretasi sastra. Badan Bahasa, Kemdikbudristek.
https://badanbahasa.kemdikbud.go.id/artikel-detail/883/pragmatik-dalam-interpretasi-sastra
Yule, G. (1996). Pragmatics. Oxford University Press. http://langer.zam.slu.cz/english/pragmatics/yule_pragmatics_searchable.pdf
Yulianti, Y., & Utomo, A. P. Y. (2020). Analisis implikatur percakapan dalam tuturan film Laskar Pelangi. Matapena: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya, 3(1).
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Nurwahida, Ince Nasrullah, Ita Suryaningsih

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.






