Struktur Tampilan Awal Sastra Lisan Makassar dalam Analisis Wacana Kritis Van Dijk

  • Muhammad Ali Universitas Muslim Maros
Keywords: Idiologi Puisi, Struktur Tampilan Awal

Abstract

Jenis Penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang bertujuan untuk  mendeskripsikan bagaimana bagaimana struktur tampilan awal puisi lisan Makassar yang penuh nilai-nilai keraifan lokal dalam budaya  suku bangsa, khususnya suku bangsa Makassar  dalam menanamkan nilai-nilai dalam bertutur, bertindak dan bertingkah laku dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Instrumen Penelitian ini adalah peneliti sebagai instrument kunci (key instrument). Teknik analisis data yang dilakukan melalui tiga siklus yakni pengumlulan data, reduksi data, dan penarikan simpulan dan verifikasi. Teori Van Dijk sebagai kerangka teori dengan grand teori hermeneutika sebagai pisau analisis.

Berdasarkan hasil analisis ditemukan ada idiologi yang terkandung dalam kelong agar pendengar atau pembaca dapat mengikuti alur cerita kelong hingga kelong selesai. Kelong yang ditampilkan dalam buku diramu dengan berbagai jenis tema umum dan tema khusus yang terkandung di dalamnya. Penelitian ini akan memberikan manfaat yang sangat berharga bagi guru Bahasa dan Sastra Indonesia dan Daerah dalam mengembangkan materi pembelajarannya di kelas, khususnya dalam pembelajaran apresiasi puisi dan prosa budaya lokal masing-masing di setiap daerah atau pun negara

References

Abdullah, Hamid. (1985). Manusia Bugis Makassar: Jakarta: Inti Dayu Press.

Agustian Ary Ginanjar. (2007). ESQ for Teens 2. Jakarta: PT Arga Publishing

Ahmad Sahidah. (1975). Yokyakarta: Pustaka Pelajar.

Ali Yusnani. (1991). Perkembangan Pemikiran Filsafat dalam Islam. Jakarta: Bumi Aksara.

Al Qahthani Muhammad. (1991). Memurnikan Lailaha Illallah. Jakarta: Gema Insani Press

Bleicher, Josep. (2003). Contemporary Hermeneutics: Hermeneutik as Method. Philosophy and Critique. Diterjemahkana Ahmad Norma Permana. Yokyakarta: fajar Pustaka Baru.

Chaer, Abdul. (2003). Psikolinguistik Kajian Teoretik. Jakarta: Rineka Cipta.

Eriyanto. (2001). Analisis Wacana: Pengantar Analisis TeksMedia. Yokyakarta: Yokyakarta Lki

Fairclough, Norman. (1995. Critical Discourse Analysis:the Critical Study of Language.New York: Longman Publishing.

Frondizi, Risteri. (2001). Pengantar Filsafat Nilai. Diterjemahkan Cut Ananta Wijaua (1963, Yokyakarta;Pustaka Pelajar.

Gadamer, Hans Georg. (2004). Kebenaran dan Metode. Pengantar Filsafat Hermeneutika. Diterjemahkan oleh

Hakim, Chaeruddin. (2006). Kitab Kelong Makassar. Gowa: Glora Pustaka Indonesia.

Keraf, Gorys. (2007). Diksi dan Gaya Bahasa. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama

Leech, Geoffrey. (1981). Semantics the Stuy of Meaning. Second Edition. Middlesex, England: Penguin Books Ltd.

Mulyana, Rohmat. (2004). Pendidikan Nilai, Bandung: CV Alfabeta.

Nappu Sahabuddin, Sikki Muhammad, Nasruddin. (1997). Sangka Rupa Kelong Mangkasarak. Jakarta: Bagian Proyek Pengembangan Buku sastra Indonesia dan Daerah-Jakarta.

Nappu, Sahabuddin dan Nasruddin. (1995). Puisi-Puisi Makassar. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.

Pudentia. (1998). Metodologi Kajian Tradisi Lisan. Jakarta: Yayasan Obor Indonsia.

Pusat Studi La Galigo Divisi Ilmu Sosial dan Humaniora Pusata Kegiatan Penelitian Universitas Hasanuddin bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Barru. (2003). La Galigo, Menelusuri Jejak Warisan Sastra Dunia.

Rahman, Nurhayati. (2006). Cinta Laut dan Kekuasaan, dalam Epos La Galigo. Makassar: LaGaligo Press.

Rahman, Nurhayati. (2012). Suara-Suara dalam Lokalitas.Makassar’: La Galigo Press.

Surin, Bachtiar. (1978). Terjemah dan Tafsir Alquran. Bandung: Fa. Sumatra.

Van Dijk, T. (1998). News as Discourse. Hillsdale. New Jersey: Lawrence Erlbaum Associates.

Published
2021-06-29
How to Cite
Ali, M. (2021). Struktur Tampilan Awal Sastra Lisan Makassar dalam Analisis Wacana Kritis Van Dijk. Jurnal Idiomatik, 4(1), 29-38. https://doi.org/10.46918/idiomatik.v4i1.998