PENGARUH KONSENTRASI EKSTRAK BAWANG MERAH TERHADAP STEK DAUN Sansevieria trifasciata

  • Rahmatia Thahir Universitas Muhammadiyah Makassar
  • Nurul Magfirah Universitas Muhammadiyah Makassar
  • Anisa Anisa Universitas Muhammadiyah Makassar
Keywords: ektrak bawang merah, stek, Sansevieria trifasciata

Abstract

Penelitian eksperimen ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ekstrak bawang merah terhadap persentasi setek hidup dan perakaran setek daun Sansevieria trifasciata. Metode penelitian yang diujikan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan desain Faktorial. Desain Faktorial ini merupakan modifikasi dari true experimental design, yaitu dengan memperhatikan kemungkinan adanya variabel moderator yang mempengaruhi perlakukan (variabel independen) terhadap terhasil (variabel dependen). Variabel independen yaitu ekstrak bawang merah, sedangkan variabel dependen yaitu setek daun Sansevieria trifasciata. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian ekstrak bawang merah dengan berbagai konsentrasi berpengaruh terhadap persentase hasil setek dan jumlah akar setek daun Sansevieria trifasciata. Konsentrasi bawang merah 1% merupakan konsentrasi yang optimal untuk persentase setek hidup dan jumlah akar setek  daun Sansevieria trifasciata.

References

Abidin, Z. 1990. Dasar-dasar Pengetahuan Tentang Zat Pengatur Tumbuh. Angkasa. Bandung.

Alimudin., Syamsiah, M., & Ramli. (2017). Aplikasi Pemberian Ekstrak Bawang Merah (Allium cepa L.) Terhadap Pertumbuhan Akar SETEK Batang Bawang Merah (Rosa sp.) Varietas Malltic. Journal Agroscience, 7 (1): 194-202.

Apriliani, A., Noli, Z.A., & Suwirmen. (2015). Pemberian Beberapa Jenis Dan Konsentrasi Auksin Untuk Menginduksi Perakaran Pada SETEK Pucuk Bayur (Pterospermum javanicum Jungh.) Dalam Upaya Perbanyakan Tanaman Revegetasi. Jurnal Biologi Universitas Andalas (J. BIO. UA), 4 (3): 178-187.

Auri, A., & Dimara, A.P. (2016). Respon Pertumbuhan SETEK Gyrinops verstegii Terhadap Pemberian Berbagai Tingkat Konsentrasi Hormon IBA (Indole Butyric Acid). Jurnal Silvikultur Tropika (Online), 6 (2): 89-99

Azwin, & Sadjati, E. (2018). Respon SETEK Meranti Bakau (Shorea uliginosa Foxw.) Terhadap Pemberian Rootone F dan Berbagai Media. Jurnal Kehutanan: Wahana Forestra, 13 (2): 98-107.

Deselina, Hidayat, F.M., & Wiratama, G. (2015). Keragaman SETEK Pucuk Syzygium oleina terhadap Pemberian Zat Pengatur Tumbuh Rootone F dan Komposisi Media tanam. Jurnal Akta Agrosia, 18 (2): 11-21

Dewatisari. 2014. Budidaya Tanaman Hias Lidah Mertua (sansevieria trifasciata) Mini dengan SETEK Daun.

Dule, R.B., & Murdaningsih. (2017). Penggunaan Auksin Alami Sebagai Zat Pengatur Tumbuh (Zpt) Terhadap pertumbuhan SETEK Bibit Jambu Air (Syszygium samarangense). Jurnal Agrica, 10 (2): 52-61.

Firmansyah, F.S., Rochmatino & Kamsiah. (2014). Pengaruh Pemberian IBA Dan Komposisi Media Terhadap Pertumbuhan SETEK Sansevieria Cylindrica var. Patula. Jurnal Scripta Biologica (Online), 1(2): 12-25.

Jayanti, D.F., Duryat., & Bintoro, A., (2019). Pengaruh Pemberian Ekstrak Tauge dan Bawang Merah Pada Pertumbuhan Bibit Gaharu (Aquilaria malaccensis). Jurnal Belantara, 2(1): 70-75.

Kurniaty, R., Putri, P.K., & Siregar, N. (2016). Pengaruh Bahan Setek dan Zat Pengatur Tumbuh Terhadap keberhasilan Setek Pucuk Malapari (Pongamia pinnata). Jurnal Perbenihan Tanaman Hutan, 4(1): 1-8.

Muslimah, Jalil, Hadianto, Sarwanidas, & Hasan. (2015). Pengaruh Konsentrasi Ekstrak Bawang Merah dan Media Tanam Terhadap Pertumbuhan SETEK Mucuna (Mucunabracteata). Jurnal Agrotek Lestari (Online), 1 (1):1-13.

Rapilah., Rahayu, A., & Rochman, N. (2016). Pertumbuhan Setek Sansevieria cylindrica ‘Skyline’ pada Berbagai Ukuran Bahan Tanaman dan Komposisi Media Tanam. Jurnal Agronida, 2(1): 29-36.

Rianto, B.M., Suwandi, & Sulistiyono, A. (2016). Pengaruh Panjang SETEK Dan Media Tanam Terhadap Pertumbuhan Bibit Buah Naga (Hylocereus sp.) Jurnal Plumula (Online). 5 (2):12-23.

Rifai, M., & Wulandari. (2020). Pengaruh Ekstrak Bawang Merah Terhadap Pertumbuhan Stump Tanjung (Mimusops elengi. L). Jurnal Warta Rimba, 8(1): 28-33.

Saptadji. (2015). Pengaruh Air Kelapa dan Media Tanam Terhadap Pertumbuhan SETEK Stevia (Stevia rebaudiana bertoni). Jurnal Agronida, 1(2): 24-34.

Sugiyono. 2010. Metode Penelitian Pendidikan: Pendekatan Kuantitatif, kualitatif dan R&D. Alfabeta. Bandung.

Sulistiana, S. (2013). Respon Pertumbuhan SETEK Daun Lidah Mertua (Sansevieria Parva) Pada Pemberian Zat Pengatur Tumbuh Sintetik (ROOTONE-F) dan Asal Bahan SETEK. Jurnal Matematika, Sains, dan Teknologi, 14 (2): 107-118.

Utama, R,H., Hasibuan, S., & Maimunah. (2017). Respon Penggunaan Zat Perangsang Tumbuh Sintetik Dan Alami Pada Pertumbuhan SETEK Tanaman Hias Lidah Mertua (Sansevieria spp). Jurnal Agrotekma, 1(2): 81-91.
Published
2021-03-31
How to Cite
Thahir, R., Magfirah, N., & Anisa, A. (2021). PENGARUH KONSENTRASI EKSTRAK BAWANG MERAH TERHADAP STEK DAUN Sansevieria trifasciata. Binomial, 4(1), 38-52. https://doi.org/10.46918/bn.v4i1.844