Visualisasi Budaya Lokal Melalui Media Papan Kebudayaan dalam Pembelajaran IPAS di Sekolah Dasar
DOI:
https://doi.org/10.46918/lestari.v3i2.3074Kata Kunci:
Visualisasi budaya, Papan kebudayaan, IPAS, Budaya Lokal, Literasi BudayaAbstrak
Pembelajaran IPAS pada jenjang sekolah dasar menuntut penyediaan pengalaman belajar yang konkret dan kontekstual, termasuk melalui integrasi budaya lokal sebagai sumber belajar. Namun, sekolah mitra belum memiliki media visual yang memadai untuk memfasilitasi pemahaman siswa terhadap budaya Sulawesi Selatan. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan mengembangkan dan menerapkan Media Papan Kebudayaan sebagai media visual pembelajaran untuk meningkatkan literasi budaya siswa kelas IV. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan implementatif berbasis experiential learning dengan desain pre–post evaluation, melibatkan 28 siswa, guru kelas, mahasiswa pendamping, dan dosen pembimbing. Kegiatan dilaksanakan melalui tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi menggunakan instrumen observasi, LKPD, tes lisan, dan skala sikap. Hasil menunjukkan adanya peningkatan yang jelas pada kemampuan mengenali unsur budaya, memahami makna budaya, serta partisipasi dan apresiasi siswa terhadap budaya lokal. Guru dan siswa memberikan respons positif karena media membuat pembelajaran lebih menarik, konkret, dan mudah dipahami. Secara keseluruhan, media papan kebudayaan terbukti efektif dalam meningkatkan literasi budaya siswa dan dapat diadaptasi sebagai alternatif media pembelajaran berbasis kearifan lokal. Temuan ini menegaskan bahwa penguatan konteks budaya dalam IPAS mampu memperkaya pengalaman belajar sekaligus mendukung pelestarian budaya daerah.
Referensi
Campbell, D. T., & Stanley, J. C. (1963). Experimental and quasi-experimental designs for research. Houghton Mifflin.
Fahri, L. M., & Qusyairi, L. A. H. (2019). Interaksi sosial dalam proses pembelajaran. Palapa, 7(1), 149–166.
Fitzpatrick, J. L., Sanders, J. R., & Worthen, B. R. (2004). Program evaluation: Alternative approaches and practical guidelines (3rd ed.). Pearson Education.
Hanif, N., Fatimah, S., & Rohaeti, E. (2024). Implementing the Integrated GREEN Model for Social Natural Science Project (IPAS) to enhance understanding of sustainable biodiversity concepts in schools. Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA), 10(2), 842–850. https://doi.org/10.29303/jppipa.v10i2.6090
Junanah, S., Safitri, N., & Farhurahman, O. (2024). Penerapan media visual untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada pembelajaran IPS di sekolah dasar. Jurnal Nakula, 3(1), 74–84. https://doi.org/10.61132/nakula.v3i1.1450
Kolb, D. A. (1984). Experiential learning: Experience as the source of learning and development. Prentice-Hall.
Mayer, R. E. (2009). Multimedia learning (2nd ed.). Cambridge University Press. https://doi.org/10.1017/CBO9780511811678
Nurazizah, S. (2024). Pentingnya media dalam pembelajaran untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Karimah Tauhid, 3(5), 5666–5670.
Piaget, J. (1952). The origins of intelligence in children. International Universities Press.
Ramadani, A., Arfi, R. K., & Suriani, A. (2025). Penggunaan media gambar dalam proses pembelajaran siswa kelas IV sekolah dasar. Jurnal Yudistira, 3(3), 297–301. https://doi.org/10.61132/yudistira.v3i3.2057
Vygotsky, L. S. (1978). Mind in society: The development of higher psychological processes. Harvard University Press.
Wahidin, W. (2025). Pengembangan media pembelajaran visual untuk meningkatkan pemahaman konsep siswa. Jurnal Ilmiah Edukatif, 11(1), 285–295.
Winandar, A. K., Winantu, W., Laem, O. L., Antoh, M., & Sari, N. P. (2023). Model pembelajaran kontekstual berbasis budaya lokal dalam pendidikan anak usia dini di Papua. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 9(4), 627–637.
Yusup, M., Hafidoh, H., Ningtias, D., Rizqia, M. S., Suhernah, S., & Wijaya, S. (2024). Visual media in social studies learning at SDN Umbul Kapuk Serang City. JUPE: Jurnal Pendidikan Mandala, 9(1), 31–40. https://doi.org/10.58258/jupe.v9i1.6701
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Unga Utami, Hardiyanti Hatibu, Amir Pada, Siti Zahra Mulianti Natsir, M. Nur Abdullah

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

