Strategi Pengembangan Usahatani Cabai Rawit Di Desa Kiritana Kecamatan Kambera Kabupaten Sumba Timur

Penulis

  • Katarina Katanna Program Studi Agribisnis, Fakultas Sains Dan Teknologi Universitas Kristen Wira Wacana Sumba
  • Junaedin Wadu Program Studi Agribisnis, Fakultas Sains Dan Teknologi Universitas Kristen Wira Wacana Sumba

DOI:

https://doi.org/10.46918/jgf6qh19

Kata Kunci:

Desa Kiritana, SWOT, Cabai Rawit

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor internal dan eksternal, serta merumuskan strategi dalam upaya pengembangan usahatani cabai rawit di Desa Kiritana Kecamatan Kambera Kabupaten Sumba Timur. Penelitian ini dilakukan di Desa Kiritana Kecamatan Kambera Kabupaten Sumba Timur. Pemilihan ini didasarkan pada beberapa pertimbangan bahwa Desa Kiritana merupakan salah satu pusat produksi cabai rawit di Kecamatan Kambera, Kabupaten Sumba Timur, dimana sebagian besar masyarakat di Desa Kiritana secara konsisten membudidayakan cabai rawit sepanjang tahun. Penelitin ini berlangsung dari bulan September sampai November 2025. Informan kunci yang dipilih sebanyak 28 orang, yaitu petani cabai rawit sebanyak 20 orang, Kepala Desa 1 orang, Kepala BP3K 1 orang, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) 1 orang, Ketua Gapoktan 1 orang, pedagang pengumpul 2 orang, pedagang besar 2 orang. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis SWOT dan QSPM. Hasil penelitian menjelaskan bahwa faktor kekuatan utama adalah cabai rawit menjadi bahan baku untuk olahan berbagai jenis makanan, faktor kelemahan utama adalah hasil produksi cabai mudah rusak, faktor peluang yang utama adalah tingginya permintaan cabai rawit, dan faktor ancaman yang utama adalah masuknya produk cabai dari luar Pulau Sumba dengan harga lebih rendah. Strategi alternatif yang menjadi prioritas utama dalam pengembangan usahatani cabai rawit di Desa Kiritana adalah, bekerjasama dengan lembaga permodalan dalam upaya mengembangkan usahatani

Referensi

Asa, N. A., Adar, D., Lango, A. N. P., & Suek, J. (2024). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Permintaan Cabai Rawit (Capsicum Frutescens) Studi Kasus: Konsumen Cabai Rawit Di Kelurahan Naikoten I, Kecamatan Kota Raja Kota Kupang. Buletin Ilmiah IMPAS, 25(2), 150–162.

Bana, M. V. M., Suhardi, P. A., & Budiman, N. D. (2024). Strategi Pengembangan Usahatani Cabai Rawit (Capsicum frutesecens). Paaradigma Agribisnnis, 7(1), 41–62.

BP3K Kecamatan Kambera. (2021). Data Kelompok Tani Desa Kiritana Tahun 2021.

BPS Sumba Timur. (2022). Sumba Timur Dalam Angka Tahun 2022. https://sumbatimurkab.bps.go.id/id/publication/2022/02/25/37320f3fddeac53a745ad184/kabupaten-sumba-timur-dalam-angka-2022.html. Diakses 09 November 2025

Ermayanti. (2024). Peran Modal Pertanian Dan Jalan Usaha Tani Terhadap Peningkatan Produksi Padi di Kecamatan Bonegunu Kabupaten Buton Utara. JPEP: Jurnal Progres Ekonomi Pembangunan, 9(1), 54–63.

Hafidin, & Fahmi, I. A. (2025). Potensi Dan Curahan Tenaga Kerja Pada Usahatani Cabai Rawit Di Desa Tirtosari Kecamatan Banyuasin 1 Kabupaten Banyuasin. Societa: Jurnal Ilmu-Ilmu Agribisnis, 14(1), 39–44.

Idris, F., Rukka, R. M., Amrullah, A., Salam, M., & Bakri, R. (2023). Strategi Pengembangan Usahatani Kedelai Di Kecamatan Bontoramba Kabupaten Jeneponto Provonsi Sulawesi Selatan. JEPA : Jurnal Ekonomi Pertanian Dan Agribisnis, 7(1), 215–224.

Luthfifaris, N. (2023). Strategi Pengembangan Usahatani Kopi di Kecamatan Cinangka Kabupaten Serang Banten. Bandung Conference Series: Urban & Regional Planning, 3(2). https://doi.org/10.29313/bcsurp.v3i2.9171

Mandagi, S. S., Lolowang, T. F., & Baroleh, J. (2022). Strategi Pengembangan Usahatani Cabai Rawit Di Desa Tambelang Kecamatan Maesaan Kabupaten Minahasa Selatan. Agri-Sosioekonomi, 18(3), 661–670. https://doi.org/10.35791/agrsosek.v18i3.44679

Poerwoko, R. B., Anas, Z., Haryansyah, S. E., Ekonomi, F., Nazhatut, U., Sampang, T. A., & Email, C. (2025). Strategi Pemasaran Cabai Rawit ( Capsicum Fruetescens ) Kabupaten Sampang Jawa Timur Marketing Strategy of Chili Pepper ( Capsicum Fruetescens ) Sampang Regency , East Java Abstrak EISSN 2961-9394 Volume : 4 Nomor : 1 Bulan : January - June Tahun : 2025 H. JEMAK-BD: Jurnal Ekonomi Manajemen Akuntansi Keuangan Bisnis Digital, 4(1), 145–152.

Puspitasari, A. (2020). Analisis Biaya Dan Pendapatan Usahatani Cabai Rawit Di Kecamatan Cigalontang Kabupaten Tasikmalaya. Mimbar Agribisnis: Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis, 6(2), 1130. https://doi.org/10.25157/ma.v6i2.3692

Saputro, D. R., Indriani, R., & Bakari, Y. (2023). Strategi Pengembangan Usahatani Kopi di Kecamatan Modayag Kabupaten Bolaang Mongondow Timur. JURNAL GALUNG TROPIKA, 12(2). https://doi.org/10.31850/jgt.v12i2.1077

Yusuf, F., Rauf, A., & Halid, A. (2022). Strategi Pengembangan Usahatani Cabai Rawit Di Kecamatan Dungaliyo Kabupaten Gorontalo. Agrinesia, 2(2), 132–144.

Diterbitkan

2026-04-09

Terbitan

Bagian

Articles

Cara Mengutip

Strategi Pengembangan Usahatani Cabai Rawit Di Desa Kiritana Kecamatan Kambera Kabupaten Sumba Timur. (2026). Jurnal Agribis, 14(1), 26-41. https://doi.org/10.46918/jgf6qh19