Break Even Point (BEP) Usaha Ternak Ayam Petelur Mandiri di Kecamatan Patampanua Kabupaten Pinrang

  • St Aisyah R Universitas Muhammadiyah Makassar
  • Sitti Arwati

Abstract

Penelitian bertujuan menganalisis pendapatan dan break even point usaha ayam  petelur mandiri.  Penelitian dilakukan di Kecamatan Patampanua Kabupaten Pinrang pada bulan Oktober 2020 sampai dengan Januari 2021. Penelitian ini menggunakan hasil wawancara langsung dengan pemilik usaha ayam petelur (data primer) dan sumber data sekunder yang dikumpulkan melalui data Badan Pusat Statistik. Data dianalisis menggunakan perhitungan pendapatan dan  BEP.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa usaha peternakan ayam petelur mandiri memperoleh pendapatan sebesar Rp 103.600.850/periode (1.000 Ekor) dan                                     Rp. 476.203.250/periode (5.000 ekor).  Nilai BEP  harga telur utuh sebesar 71.366.344 pada skala 1.000 ekor dan nilai BEP harga telur utuh sebesar 199.330.762 skala 5.000 ekor.  Sementara break even point hasil telur utuh sebesar 2.039 rak (1.000 ekor) dan 5.695 rak (5.000 ekor).  Dengan demikian, hasil break even point usaha peternakan ayam petelur mandiri sudah dikatakan layak dan mendapatkan keuntungan. 

 

Kata Kunci: ayam petelur; pendapatan; break even point

Published
2021-03-26
How to Cite
R, S., & Arwati, S. (2021). Break Even Point (BEP) Usaha Ternak Ayam Petelur Mandiri di Kecamatan Patampanua Kabupaten Pinrang. JURNAL PETERNAKAN LOKAL, 3(1), 23-28. https://doi.org/10.46918/peternakan.v3i1.848