Perbandingan Penampilan Reproduksi Sapi Potong Milik Peternak Biasa Dengan Peternak Penerima Hibah Di Kecamatan Rokan IV Koto Kabupaten Rokan Hulu

Penulis

  • Maisy Mutia Ningsih Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
  • Yendraliza Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
  • Sadarman Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

DOI:

https://doi.org/10.46918/peternakan.v8i1.2977

Kata Kunci:

Angka kebuntingan, , calving interval, efisiensi reproduksi, kelahiran

Abstrak

Sapi potong merupakan salah satu sumber daya yang memiliki nilai ekonomi yang tinggi. Sebagian besar bibit sapi potong yang dikelola oleh peternak di dapatkan dengan cara membeli sendiri dan sebagian lainnya mendapatkan hibah pemerintah.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan efisiensi reproduksi (calving interval, angka kebuntingan, dan jumlah kelahiran) ternak sapi potong peternak biasa dan peternak hibah di Kecamatan Rokan IV Koto Kabupaten Rokan Hulu. Penelitian ini telah dilaksanakan pada Bulan November Tahun 2023 dengan total sampel 40 ekor sapi. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode purposive sampling. Total sampel peternak terdiri dari 10 orang penerima hibah dan 30 peternak biasa. Peubah yang diukur adalah karakteristik responden, calving interval (CI), jumlah kelahiran, angka kebuntingan dan  efisiensi reproduksi. Data di tampilkan rata. Perbedaan nilai tengah dilakukan uji-t. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa karakteristik responden terdiri dari 67,5% berusia produktif dan 32,5% peternak berusia lebih dari 50 tahun, 45% pendidikan peternak adalah tamatan sekolah dasar. 67,5% peternak sudah beternak selama 2 sampai 5 tahun. Efisiensi reproduksi ternak pada peternak penerima hibah (22%) dan peternak rakyat (31,97%) berbeda nyata (p<0.05) dengan angka kebuntingan 87-90% dan calving interval 17,83 - 19,4 bulan. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah ternak yang dipelihara oleh peternak penerima hibah memiliki efisiensi yang lebih baik dari ternak yang dipelihara oleh peternakan biasa

Referensi

Akma, G. S., Pribadi, L. W., & Yassin, M. (2016). Reproductive Performance of Indigenous Bali Cows in the Different Farming Management and Thermal Environment of Lombok Island Indonesia. Journal of Agriculture and Veterinary Science, 9(12), 83–89. https://doi.org/10.9790/2380-0912028389

BPS. (2024). Populasi Ternak Menurut Kabupaten / Kota Provinsi Riau. https://jateng.bps.go.id/statictable/2016/08/23/1317/populasi-ternak-menurut-kabupaten-kota-dan-jenis-ternak-di-provinsi-jawa-tengah-2015.html

Chamdi, A. N. (2005). Karakteristik Sumberdaya Genetik Ternak Sapi Bali (Bos-bibos banteng) dan Alternatif Pola Konservasinya. Biodiversitas, 6(1), 70–75. https://doi.org/10.13057/biodiv/d060115

Fauzi, F. R., Kusmayadi, T., Rohayati, T., Nurhayatin, T., & Hadist, I. (2020). Efisiensi Reproduksi Sapi Perah Friesian Holstein di Wilayah Kerja Koperasi Peternakan Bandung Selatan. JANHUS Journal of Animal Husbandry Science, 4(1), 14–20.

Febrianthoro, F., Hartono, M., & Suharyati, S. (2015). Faktor-Faktor Yang Memengaruhi Conception Rate Pada Sapi Bali Di Kabupaten Pringsewu. Jurnal Ilmiah Peternakan Terpadu, 3(4), 239–244.

Gunawan, H., Rodiallah, M., & Yendraliza, Y. (2020). Angka Kebuntingan Kerbau Rawa (bubalus bubalis) pada Hormon Sinkronisasi yang Berbeda. Jurnal Ilmu Ternak, 20(1), 38. https://doi.org/10.24198/jit.v20i1.28582

Hamzah, M. N. A., Opi, N. A. K., & Esti, R. N. (2021). Evaluasi Reproduksi Induk Sapi Potong Limosin Dengan Sistem Perkawinan Inseminasi Buatan (Studi Lapang Di Kelurahan Klampok Kecamatan Sananwetan Kota Blitar. AVES: Jurnal Ilmu Peternakan, 14(1), 11–20. https://doi.org/10.35457/aves.v14i1.1488

Isa, I. W., Pomolango, R., Korompot, I., Mokoolang, S., & Ardiansyah, W. (2022). Analisa Tingkat Keberhasilan Program Inseminasi Buatan Pada Ternak Sapi di Kabupaten Gorontalo. Jurnal Sains Ternak Tropis, 1(1), 29–38. https://doi.org/10.31314/jstt.1.1.29-38.2023

LukmanHy, L., Yuliani, E., Zaenuri, L. A., Sumadiasa, I. W. L., Mardiansyah, M., & Putra, R. A. (2023). Artificial Insemination in Local Beef Cattle Breeding Using Various Breeds of Males in West Lombok Regency: An Evaluation of Its Success Rate. Jurnal Triton, 14(2), 483–491. https://doi.org/10.47687/jt.v14i2.501

Praja, D. K. E., Bijanti, R., & Wurlina, W. (2016). Pengaruh Umur Terhadap Efisiensi Reproduksi dan Status Fertilitas sapi Perah di KUD Suka Mulya Kecamatan Wates Kabupaten Kediri. Ovozoa, 5(1), 5–8.

Sasongko, G. D., Anwar, C., & Utama, S. (2013). Conception Rate, Services per Conception, dan Calving Rate Setelah IB pada Sapi Potong di Kabupaten Tulungagung Periode Januari – Desember 2010. Veterinaria Medika, 62(4), 1–7.

Toelihere, M. R. (1985). Fisiologi reproduksi pada ternak. Angkasa. https://books.google.co.id/books/about/Fisiologi_reproduksi_pada_ternak.html?id=-v1wNAAACAAJ&redir_esc=y

Tumewu, J. M., Tiwow, H. A. L., & Oroh, F. N. S. (2024). Pengaruh pengalaman dan umur peternak terhadap pengetahuan beternak ayam ras dalam peningkatan ekonomi masyarakat Di Desa Kolongan Atas Dua Kecamatan Sonder. Jurnal EMBA : Jurnal Riset Ekonomi, Manajemen, Bisnis Dan Akuntansi, 12(4), 875–885. https://ejournal.unsrat.ac.id/v3/index.php/emba/article/view/59566

Akma, G. S., Pribadi, L. W., & Yassin, M. (2016). Reproductive Performance of Indigenous Bali Cows in the Different Farming Management and Thermal Environment of Lombok Island Indonesia. Journal of Agriculture and Veterinary Science, 9(12), 83–89. https://doi.org/10.9790/2380-0912028389

BPS. (2024). Populasi Ternak Menurut Kabupaten / Kota Provinsi Riau. https://jateng.bps.go.id/statictable/2016/08/23/1317/populasi-ternak-menurut-kabupaten-kota-dan-jenis-ternak-di-provinsi-jawa-tengah-2015.html

Chamdi, A. N. (2005). Karakteristik Sumberdaya Genetik Ternak Sapi Bali (Bos-bibos banteng) dan Alternatif Pola Konservasinya. Biodiversitas, 6(1), 70–75. https://doi.org/10.13057/biodiv/d060115

Fauzi, F. R., Kusmayadi, T., Rohayati, T., Nurhayatin, T., & Hadist, I. (2020). Efisiensi Reproduksi Sapi Perah Friesian Holstein di Wilayah Kerja Koperasi Peternakan Bandung Selatan. JANHUS Journal of Animal Husbandry Science, 4(1), 14–20.

Febrianthoro, F., Hartono, M., & Suharyati, S. (2015). Faktor-Faktor Yang Memengaruhi Conception Rate Pada Sapi Bali Di Kabupaten Pringsewu. Jurnal Ilmiah Peternakan Terpadu, 3(4), 239–244.

Gunawan, H., Rodiallah, M., & Yendraliza, Y. (2020). Angka Kebuntingan Kerbau Rawa (bubalus bubalis) pada Hormon Sinkronisasi yang Berbeda. Jurnal Ilmu Ternak, 20(1), 38. https://doi.org/10.24198/jit.v20i1.28582

Hamzah, M. N. A., Opi, N. A. K., & Esti, R. N. (2021). Evaluasi Reproduksi Induk Sapi Potong Limosin Dengan Sistem Perkawinan Inseminasi Buatan (Studi Lapang Di Kelurahan Klampok Kecamatan Sananwetan Kota Blitar. AVES: Jurnal Ilmu Peternakan, 14(1), 11–20. https://doi.org/10.35457/aves.v14i1.1488

Isa, I. W., Pomolango, R., Korompot, I., Mokoolang, S., & Ardiansyah, W. (2022). Analisa Tingkat Keberhasilan Program Inseminasi Buatan Pada Ternak Sapi di Kabupaten Gorontalo. Jurnal Sains Ternak Tropis, 1(1), 29–38. https://doi.org/10.31314/jstt.1.1.29-38.2023

LukmanHy, L., Yuliani, E., Zaenuri, L. A., Sumadiasa, I. W. L., Mardiansyah, M., & Putra, R. A. (2023). Artificial Insemination in Local Beef Cattle Breeding Using Various Breeds of Males in West Lombok Regency: An Evaluation of Its Success Rate. Jurnal Triton, 14(2), 483–491. https://doi.org/10.47687/jt.v14i2.501

Praja, D. K. E., Bijanti, R., & Wurlina, W. (2016). Pengaruh Umur Terhadap Efisiensi Reproduksi dan Status Fertilitas sapi Perah di KUD Suka Mulya Kecamatan Wates Kabupaten Kediri. Ovozoa, 5(1), 5–8.

Sasongko, G. D., Anwar, C., & Utama, S. (2013). Conception Rate, Services per Conception, dan Calving Rate Setelah IB pada Sapi Potong di Kabupaten Tulungagung Periode Januari – Desember 2010. Veterinaria Medika, 62(4), 1–7.

Toelihere, M. R. (1985). Fisiologi reproduksi pada ternak. Angkasa. https://books.google.co.id/books/about/Fisiologi_reproduksi_pada_ternak.html?id=-v1wNAAACAAJ&redir_esc=y

Tumewu, J. M., Tiwow, H. A. L., & Oroh, F. N. S. (2024). Pengaruh pengalaman dan umur peternak terhadap pengetahuan beternak ayam ras dalam peningkatan ekonomi masyarakat Di Desa Kolongan Atas Dua Kecamatan Sonder. Jurnal EMBA : Jurnal Riset Ekonomi, Manajemen, Bisnis Dan Akuntansi, 12(4), 875–885. https://ejournal.unsrat.ac.id/v3/index.php/emba/article/view/59566

Widiyaningsih, P. K., Iskandar, F., & Zulfanita, Z. (2023). Keberhasilan Inseminasi Buatan Pada Program Sapi dan Kerbau Komoditas Andalan Negeri (SIKOMANDAN) Berdasarkan Peran Peternak dan Inseminator. Jurnal Riset Agribisnis Dan Peternakan, 8(1), 87–97.

Yendraliza. (2005). Performans reproduksi sapi pesisir dan sapi bali . di daerah inseminasi buatan kecamatan bayang kabupaten pesisir selatan. Jurnal Ilmu Peternakan, 2(1), 1–10.

Diterbitkan

2026-03-12

Cara Mengutip

Perbandingan Penampilan Reproduksi Sapi Potong Milik Peternak Biasa Dengan Peternak Penerima Hibah Di Kecamatan Rokan IV Koto Kabupaten Rokan Hulu. (2026). Jurnal Peternakan Lokal, 8(1), 85-93. https://doi.org/10.46918/peternakan.v8i1.2977