Manajemen Peternakan Berbasis Maqāṣid al-Syari‘ah:Upaya Mewujudkan Keamanan Pangan dan Kesejahteraan Umat

Penulis

  • Furqan Mawardi Universitas Muhammadiyah Mamuju
  • Andi Nur Insani Universitas Muhammadiyah Mamuju

DOI:

https://doi.org/10.46918/peternakan.v8i1.2960

Kata Kunci:

Manajemen Peternakan Berbasis Maqāṣid al-Syari‘ah: Upaya Mewujudkan Keamanan Pangan dan Kesejahteraan Umat, Maqāṣid al-Syarī'ah, Livestock Management, Food Security, Communal Welfare, Halal-Thayyib

Abstrak

Penelitian ini mengkaji penerapan Manajemen Peternakan Berbasis Maqāṣid al-Syarī‘ah sebagai upaya mewujudkan keamanan pangan dan kesejahteraan umat. Kajian dilaksanakan melalui pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur sistematis (systematic literature review) terhadap sumber-sumber primer dan sekunder yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kerangka maqāṣid al-syarī‘ah (ḥifẓ al-dīn, al-nafs, al-‘aql, al-nasl, dan al-māl) menawarkan pendekatan holistik yang mengintegrasikan aspek teknis peternakan modern dengan nilai-nilai etika Islam. Implementasi paradigma ini terbukti mampu mensinergikan standar animal welfare (Five Freedoms) dengan konsep halal-thayyib, sekaligus memperkuat dimensi keberlanjutan dalam sistem produksi pangan asal ternak. Temuan kunci penelitian mengungkap bahwa integrasi maqāṣid al-syarī‘ah tidak hanya menjawab tantangan keamanan pangan melalui penjaminan produk yang halal dan thayyib, tetapi juga menciptakan sistem kesejahteraan yang inklusif melalui mekanisme zakat, infak, sedekah, dan wakaf produktif. Penelitian ini merekomendasikan perlunya pengembangan model bisnis peternakan syariah, penyusunan standar sertifikasi terpadu halal-thayyib, serta penguatan kebijakan pangan yang selaras dengan prinsip maqāṣid al-syarī‘ah untuk mewujudkan ketahanan pangan dan kesejahteraan umat yang berkelanjutan.

 

Referensi

Auda, J. (2008). Maqasid Al-Shariah as Philosophy of Islamic Law: A Systems Approach. The International Institute of Islamic Thought.

Asutay, M. (2007). A Political Economy Approach to Islamic Economics: Systemic Understanding for an Alternative Economic System. Review of Islamic Economics, 11(1), 5-22.

Badan Wakaf Indonesia. (2022). Laporan dampak sosial ekonomi wakaf produktif sektor peternakan. Jakarta: BWI.

Broom, D. M. (2011). A History of Animal Welfare Science. Acta Biotheoretica, 59(2), 121–137.

Bowen, G. A. (2009). Document Analysis as a Qualitative Research Method. Qualitative Research Journal, 9(2), 27-40.

Chapra, M. U. (2008). The Islamic Vision of Development in the Light of Maqasid Al-Shariah. International Institute of Islamic Thought.

European Food Safety Authority (EFSA). (2022). Welfare of calves during transport. EFSA Journal, 20(9), e07512.

Food and Agriculture Organization (FAO). (2022). The State of Food and Agriculture 2022: Leveraging automation in agriculture for transforming agrifood systems. Rome: FAO.

Grandin, T. (2014). Animal Welfare and Society: Finding the Missing Link. Meat Science, 98(3), 461-469.

Guba, E. G., & Lincoln, Y. S. (1994). Competing Paradigms in Qualitative Research. In N. K. Denzin & Y. S.

Islamic Development Bank. (2021). Food Security and Maqasid al-Shariah: Case Studies from Member Countries.

Journal of Islamic Marketing. (2023). Blockchain technology for halal supply chain transparency: Evidence from Southeast Asia. 14(2), 45-67.

Journal of Islamic Economics and Sustainable Development. (2023). Developing Composite Index for Maqasid-Based Livestock Management. 5(2), 112-130.

Kementerian Pertanian Republik Indonesia. (2021). Statistik Peternakan dan Kesehatan Hewan 2021. Jakarta: Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan.

Kementerian PPN/Bappenas. (2023). Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional 2025-2029. Jakarta.

Laldin, M. A., & Furqani, H. (2013). The Foundations of Islamic Economics and Banking: An Introduction. Journal of Islamic Economics, Banking and Finance, 9(3), 13-28.

Mohammed, M. O., Razak, D. A., & Taib, F. M. (2015). The Performance Measures of Islamic Banking Based on the Maqasid Framework. Journal of Islamic Accounting and Business Research, 6(3), 266-285.

SDGs National Review. (2023). Integrating Religious Values in Sustainable Development Implementation.

Shihab, M. Q. (2002). Tafsir Al-Misbah: Pesan, Kesan, dan Keserasian Al-Qur'an. Lentera Hati.

Sustainability Science Journal. (2023). Quintuple Helix Model for Sustainable Livestock Development. 18(3), 845-862.

United Nations. (2015). Transforming our world: The 2030 Agenda for Sustainable Development. New York: UN Publishing.

UNEP. (2022). Sustainable Livestock Management: Integrating Islamic Principles. United Nations Environment Programme.

Van Loo, E. J., Caputo, V., & Lusk, J. L. (2020). Consumer Preferences for Farm Animal Welfare: Results from a Meta-Analysis of Stated Preference Studies. Animals, 10(10), 1-21.

World Health Organization (WHO). (2020). Antimicrobial Resistance and the Use of Antimicrobials in the Livestock Sector. Geneva: WHO.

World Bank. (2021). Inclusive livestock value chains: Lessons from successful models. World Bank Publications.

Diterbitkan

2026-03-12

Cara Mengutip

Manajemen Peternakan Berbasis Maqāṣid al-Syari‘ah:Upaya Mewujudkan Keamanan Pangan dan Kesejahteraan Umat. (2026). Jurnal Peternakan Lokal, 8(1), 33-44. https://doi.org/10.46918/peternakan.v8i1.2960