Pengaruh Demografi Terhadap Minat Peternak Mengikuti Program Asuransi Ternak Sapi dan Kerbau Di Kabupaten Polewali Mandar
DOI:
https://doi.org/10.46918/peternakan.v8i1.3119Keywords:
Asuransi Ternak, Faktor Demografi, Motivasi, PeternakAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh faktor demografi terhadap motivasi peternak dalam mengikuti Program Asuransi Usaha Ternak Sapi dan Kerbau (AUTS) di Kabupaten Polewali Mandar. Program AUTS merupakan instrumen mitigasi risiko yang dirancang untuk melindungi peternak dari kerugian akibat kematian atau kehilangan ternak, namun tingkat partisipasi peternak masih relatif rendah. Metode penelitian yang digunakan adalah survei dengan pendekatan kuantitatif. Data primer dikumpulkan melalui wawancara menggunakan kuesioner terstruktur kepada peternak sapi dan kerbau. Variabel demografi yang dianalisis meliputi tingkat pendidikan, umur, dan kepemilikan ternak, sedangkan variabel terikat adalah motivasi peternak mengikuti AUTS. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear berganda, didukung dengan uji validitas, reliabilitas, serta uji asumsi klasik untuk memastikan kelayakan model. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial maupun simultan, variabel pendidikan, umur, dan kepemilikan ternak berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi peternak mengikuti AUTS. Tingkat pendidikan merupakan faktor yang paling dominan dalam memengaruhi motivasi peternak, diikuti oleh umur dan kepemilikan ternak. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 83,7% menunjukkan bahwa sebagian besar variasi motivasi peternak dapat dijelaskan oleh ketiga variabel demografi tersebut. Faktor demografi memiliki peran penting dalam menentukan partisipasi peternak pada program asuransi ternak. Oleh karena itu, strategi sosialisasi dan implementasi Program AUTS perlu disesuaikan dengan karakteristik demografi peternak agar lebih efektif, adaptif, dan berkelanjutan.
References
Abadi, R., Suryani, N., & Prasetyo, E. (2022). Peran gender dalam pengembangan usaha peternakan sapi potong rakyat. Jurnal Ilmu Peternakan dan Veteriner, 27(2), 115–124.
Acharya, R., Mishra, A. K., & Rahman, S. (2024). Farmers’ age and adoption of agricultural insurance: Evidence from developing countries. Agricultural Finance Review, 84(1), 45–62. https://doi.org/10.1108/AFR-2023-0012
Delgado-Demera, G., López-González, J., & Martínez-García, C. G. (2024). Education level of livestock owners and adoption of good livestock practices. Journal of Rural Studies, 103, 156–165. https://doi.org/10.1016/j.jrurstud.2023.12.004
Ghozali, I. (2018). Aplikasi analisis multivariate dengan program IBM SPSS 25. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.
Girdžiūtė, L., Vaznonienė, G., & Pakeltienė, R. (2022). Gender differences in willingness to work in agriculture. Sustainability, 14(6), 3421. https://doi.org/10.3390/su14063421
Ilmawati, I., Rahmawati, R., & Hidayat, A. (2021). Motivasi peternak dalam pengembangan usaha ternak sapi melalui program asuransi. Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian, 17(3), 211–220.
Kementerian Pertanian. (2020). Pedoman pelaksanaan asuransi usaha ternak sapi dan kerbau (AUTS/K). Jakarta: Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian.
Kinati, W., Mulema, A. A., & Njuki, J. (2022). Gender relations, decision-making, and livestock-based livelihoods. World Development, 150, 105700. https://doi.org/10.1016/j.worlddev.2021.105700
Kumar, A., Saroj, S., Joshi, P. K., & Takeshima, H. (2018). Adoption of livestock insurance in India: Determinants and impacts. Agricultural Economics Research Review, 31(1), 65–77.
Lestari, E., Prasetyo, E., & Setiadi, A. (2019). Pengaruh beban ekonomi rumah tangga terhadap kebutuhan asuransi ternak. Jurnal Agribisnis Indonesia, 7(2), 95–104.
Noh, M., Kim, S., & Lee, J. (2016). Demographic characteristics and personal innovativeness in technology adoption. Technology in Society, 45, 59–67. https://doi.org/10.1016/j.techsoc.2016.02.004
Nugroho, A. D., & Darwanto, D. H. (2017). Determinants of farmers’ participation in agricultural insurance. Journal of Economics and Sustainable Development, 8(9), 1–8.
Parsons, T. (2015). Age, experience, and innovation in organizations. New York: Routledge.
Putri, A. R., Saptana, S., & Ashari, A. (2019). Asuransi pertanian sebagai instrumen perlindungan risiko usaha peternakan. Forum Penelitian Agro Ekonomi, 37(2), 101–113.
Rogers, E. M. (2003). Diffusion of innovations (5th ed.). New York: Free Press.
Rosyadi, I., Siregar, H., & Sahara, S. (2018). Determinants of agricultural insurance adoption in Indonesia. Journal of Development and Agricultural Economics, 10(3), 89–98.
Saptana, S., & Ashari, A. (2017). Pembangunan pertanian berbasis manajemen risiko. Analisis Kebijakan Pertanian, 15(2), 91–104.
Saragih, B. (2018). Agribisnis: Paradigma baru pembangunan ekonomi berbasis pertanian. Jakarta: IPB Press.
Suharyanto, K., Rinaldi, J., & Setiawan, I. (2020). Faktor-faktor yang memengaruhi adopsi inovasi peternakan sapi rakyat. Jurnal Peternakan Indonesia, 22(1), 45–56.
Yanuarti, R., & Sumarno, S. (2021). Pengalaman beternak dan kesadaran risiko usaha peternakan sapi. Jurnal Agrisep, 20(2), 133–142.
Zhou, Y., & Li, X. (2022). Farming experience and entrepreneurial engagement in rural areas. Journal of Rural Economics, 68(4), 321–335. https://doi.org/10.1016/j.jre.2022.03.005
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Irma Susanti S., Taufik DK, Suhartina, Adli PE, Gufran, Jusnita, Amrullah, Dahniar

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.








9.png)



