Diversifikasi Jagung Menjadi Susu Jagung untuk Meningkatkan Nilai Tambah Produk Lokal Desa Alesipitto

Authors

  • Nur Rahmi Peternakan, Fakultas Pertanian Peternakan dan Kehutanan Universitas Muslim Maros
  • Almi Mahasiswa KKN Angkatan X, Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Muslim Maros
  • Icha Tri Kusuma Mahasiswa KKN Angkatan X, Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Muslim Maros
  • Rahmat Mahasiswa KKN Angkatan X, Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Muslim Maros
  • Hasni Rahayu Mahasiswa KKN Angkatan X, Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Muslim Maros
  • Suci Ramadhani Mahasiswa KKN Angkatan X, Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Muslim Maros
  • Nur Zulkhaerah Mahasiswa KKN Angkatan X, Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Muslim Maros
  • Apriana Mahasiswa KKN Angkatan X, Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Muslim Maros
  • Anjeli Mahasiswa KKN Angkatan X, Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Muslim Maros
  • Selviana Mahasiswa KKN Angkatan X, Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Muslim Maros

DOI:

https://doi.org/10.46918/lestari.v4i2.3701

Keywords:

Jagung, Pangan Lokal, Susu Jagung, Kearifan Lokal, Revitalisasi Ekologi Desa

Abstract

Desa Alesipitto, Kecamatan Ma’rang, Kabupaten Pangkep memiliki potensi jagung sebagai sumber pangan lokal yang dapat dikembangkan menjadi produk pangan bernilai guna. Namun, pemanfaatan jagung oleh masyarakat masih cenderung terbatas pada bentuk olahan sederhana sehingga diperlukan upaya diversifikasi berbasis potensi dan kearifan lokal desa. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam memanfaatkan jagung sebagai bahan pangan bernilai tambah sekaligus mendukung revitalisasi ekologi desa berbasis kearifan lokal. Kegiatan dilaksanakan oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Angkatan X Tahun 2026 melalui tahapan sosialisasi, penyampaian materi mengenai potensi dan pengelolaan jagung sebagai pangan lokal, demonstrasi, serta praktik langsung pembuatan susu jagung secara sederhana. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebanyak 60 peserta mengikuti sosialisasi dan praktik pengolahan jagung menjadi susu jagung. Berdasarkan pengamatan selama pelatihan, peserta mampu mengikuti tahapan pengolahan secara sederhana, mulai dari pemilihan dan persiapan bahan, penggilingan, penyaringan, hingga pengemasan. Kegiatan ini memberikan pengalaman praktis kepada masyarakat dalam memanfaatkan jagung menjadi produk pangan bernilai tambah. Kegiatan juga mendorong tumbuhnya minat masyarakat untuk mengembangkan bahan pangan lokal menjadi produk yang lebih beragam dan bernilai ekonomis. Dengan demikian, kegiatan PKM ini berhasil memberikan kontribusi terhadap peningkatan kapasitas masyarakat dalam pemanfaatan potensi lokal serta mendukung penguatan kearifan lokal sebagai bagian dari revitalisasi ekologi desa.

References

Devianti, H. N. I., Nurhadi, E., & Atasa, D. (2026). Tingkat diversifikasi konsumsi pangan lokal rumah tangga petani jagung di Kabupaten Mojokerto. Forum Agribisnis, 16(1), 102–110. https://doi.org/10.29244/fagb.16.1.102-110

Heryadi, D. Y., Rofatin, B., Tedjaningsih, T., & Nurcahya, I. (2024). Implementasi diversifikasi konsumsi pangan lokal dan faktor-faktor yang memengaruhinya dalam menu keluarga untuk menunjang ketahanan pangan. Mimbar Agribisnis: Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis, 10(1), 843–850. https://doi.org/10.25157/ma.v10i1.12612

Hidayatulloh, M. M., Triyanto, & Ibrahim, M. H. (2025). Realizing the right to a healthy environment through customary forest conservation: A local wisdom approach. Jurnal Antropologi: Isu-Isu Sosial Budaya, 27(2), 317–327. https://doi.org/10.25077/jantro.v27.n2.p317-327.2025

Imanulyaqin, M. N., Imran, I., Astari, Z., & Utami, P. R. (2025). Strategi pemberdayaan masyarakat berbasis kearifan lokal untuk membangun kemandirian ekonomi, ketahanan sosial, dan pelestarian lingkungan di perbatasan Entikong, Indonesia-Malaysia. Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 14(3). https://doi.org/10.23887/jish.v14i3.101752

Khasanah, L. N., & Prabowo, B. S. (2025). Integrasi prinsip SDGs dalam program pemberdayaan masyarakat desa berbasis kearifan lokal. PERSEPTIF: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 3(1), 37–46. https://doi.org/10.70716/perseptif.v3i1.432

Tanjung, J., Damayanti, C., Permana, N. D., Syahrir, A. F., Putri, H., Suparman, A., & Diana, S. (2025). Integrating kearifan lokal (local wisdom) with climate adaptation strategies: A participatory action research on enhancing community resilience and achieving SDG 13 in Indonesia's coastal communities. Indonesian Community Empowerment Journal, 5(2), 70–82. https://doi.org/10.37275/icejournal.v5i2.45

Downloads

Published

31-10-2026

How to Cite

Rahmi, N., Almi, Kusuma, I. T., Rahmat, Rahayu, H., Ramadhani, S., Zulkhaerah, N., Apriana, Anjeli, & Selviana. (2026). Diversifikasi Jagung Menjadi Susu Jagung untuk Meningkatkan Nilai Tambah Produk Lokal Desa Alesipitto. LESTARI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(2), 190-202. https://doi.org/10.46918/lestari.v4i2.3701