Diversifikasi Jagung Menjadi Susu Jagung untuk Meningkatkan Nilai Tambah Produk Lokal Desa Alesipitto
DOI:
https://doi.org/10.46918/lestari.v4i2.3701Keywords:
Jagung, Pangan Lokal, Susu Jagung, Kearifan Lokal, Revitalisasi Ekologi DesaAbstract
Desa Alesipitto, Kecamatan Ma’rang, Kabupaten Pangkep memiliki potensi jagung sebagai sumber pangan lokal yang dapat dikembangkan menjadi produk pangan bernilai guna. Namun, pemanfaatan jagung oleh masyarakat masih cenderung terbatas pada bentuk olahan sederhana sehingga diperlukan upaya diversifikasi berbasis potensi dan kearifan lokal desa. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam memanfaatkan jagung sebagai bahan pangan bernilai tambah sekaligus mendukung revitalisasi ekologi desa berbasis kearifan lokal. Kegiatan dilaksanakan oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Angkatan X Tahun 2026 melalui tahapan sosialisasi, penyampaian materi mengenai potensi dan pengelolaan jagung sebagai pangan lokal, demonstrasi, serta praktik langsung pembuatan susu jagung secara sederhana. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebanyak 60 peserta mengikuti sosialisasi dan praktik pengolahan jagung menjadi susu jagung. Berdasarkan pengamatan selama pelatihan, peserta mampu mengikuti tahapan pengolahan secara sederhana, mulai dari pemilihan dan persiapan bahan, penggilingan, penyaringan, hingga pengemasan. Kegiatan ini memberikan pengalaman praktis kepada masyarakat dalam memanfaatkan jagung menjadi produk pangan bernilai tambah. Kegiatan juga mendorong tumbuhnya minat masyarakat untuk mengembangkan bahan pangan lokal menjadi produk yang lebih beragam dan bernilai ekonomis. Dengan demikian, kegiatan PKM ini berhasil memberikan kontribusi terhadap peningkatan kapasitas masyarakat dalam pemanfaatan potensi lokal serta mendukung penguatan kearifan lokal sebagai bagian dari revitalisasi ekologi desa.
References
Devianti, H. N. I., Nurhadi, E., & Atasa, D. (2026). Tingkat diversifikasi konsumsi pangan lokal rumah tangga petani jagung di Kabupaten Mojokerto. Forum Agribisnis, 16(1), 102–110. https://doi.org/10.29244/fagb.16.1.102-110
Heryadi, D. Y., Rofatin, B., Tedjaningsih, T., & Nurcahya, I. (2024). Implementasi diversifikasi konsumsi pangan lokal dan faktor-faktor yang memengaruhinya dalam menu keluarga untuk menunjang ketahanan pangan. Mimbar Agribisnis: Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis, 10(1), 843–850. https://doi.org/10.25157/ma.v10i1.12612
Hidayatulloh, M. M., Triyanto, & Ibrahim, M. H. (2025). Realizing the right to a healthy environment through customary forest conservation: A local wisdom approach. Jurnal Antropologi: Isu-Isu Sosial Budaya, 27(2), 317–327. https://doi.org/10.25077/jantro.v27.n2.p317-327.2025
Imanulyaqin, M. N., Imran, I., Astari, Z., & Utami, P. R. (2025). Strategi pemberdayaan masyarakat berbasis kearifan lokal untuk membangun kemandirian ekonomi, ketahanan sosial, dan pelestarian lingkungan di perbatasan Entikong, Indonesia-Malaysia. Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 14(3). https://doi.org/10.23887/jish.v14i3.101752
Khasanah, L. N., & Prabowo, B. S. (2025). Integrasi prinsip SDGs dalam program pemberdayaan masyarakat desa berbasis kearifan lokal. PERSEPTIF: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 3(1), 37–46. https://doi.org/10.70716/perseptif.v3i1.432
Tanjung, J., Damayanti, C., Permana, N. D., Syahrir, A. F., Putri, H., Suparman, A., & Diana, S. (2025). Integrating kearifan lokal (local wisdom) with climate adaptation strategies: A participatory action research on enhancing community resilience and achieving SDG 13 in Indonesia's coastal communities. Indonesian Community Empowerment Journal, 5(2), 70–82. https://doi.org/10.37275/icejournal.v5i2.45
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Nur Rahmi, Almi, Icha Tri Kusuma, Rahmat, Hasni Rahayu, Suci Ramadhani, Nur Zulkhaerah, Apriana, Anjeli, Selviana

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.