Pendampingan Sekolah Mitra dalam Pemetaan Kultur Sekolah dan Penyusunan Program Pendidikan Karakter

Authors

  • Andi Astri Yanti Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Makassar
  • Rahmat Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Makassar
  • Noer Intan Novitasari Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Makassar

DOI:

https://doi.org/10.46918/lestari.v4i2.3696

Keywords:

Pengabdian Kepada Masyarakat, Kultur Sekolah, Pendidikan Karakter, Sekolah Dasar

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan oleh tim dosen Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar FIP UNM bersama tim pelaksana untuk mendampingi sekolah mitra melalui observasi partisipatif dan perumusan program pengembangan. Permasalahan mitra yang teridentifikasi adalah belum optimalnya dokumentasi dan pengembangan lanjutan atas praktik kultur sekolah serta pendidikan karakter yang telah berjalan di UPT SPF SD Inpres Kampus IKIP, seperti pembiasaan senyum-sapa-salam, kegiatan religius harian, kerja bakti, dan kedisiplinan berpakaian. Tujuan kegiatan ini adalah memetakan kondisi kultur sekolah, menganalisis faktor pendukungnya, serta menyusun rekomendasi program penguatan pendidikan karakter yang dapat diterapkan secara berkelanjutan.

Kegiatan dilaksanakan pada 13 Februari–2 Mei 2026 melalui observasi lapangan, wawancara dengan guru pendamping, dan diskusi bersama tim pelaksana. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa kultur sekolah di lokasi mitra telah berjalan cukup baik melalui pembiasaan religius, kedisiplinan, dan kepedulian lingkungan, namun belum didukung media dan program terstruktur yang berkelanjutan. Berdasarkan temuan tersebut, tim pengabdian merumuskan lima program pendampingan, yaitu Pojok Karakter dan Literasi, Jumat Peduli dan Berbagi, Satu Hari Tanpa Sampah, Apresiasi Bintang Kebaikan, dan Komunikasi Karakter Bersama Orang Tua, yang diserahkan sebagai rekomendasi tertulis kepada pihak sekolah. Kegiatan ini menghasilkan lima usulan program pendidikan karakter yang diserahkan kepada sekolah.

References

Amelia, M., & Ramadan, Z. H. (2021). Implementasi pendidikan karakter melalui budaya sekolah di sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 5(6), 5548–5555. https://doi.org/10.31004/basicedu.v5i6.1701

Aripafi. (2020). Peran kultur sekolah dalam pembentukan karakter peserta didik. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 5(2), 120–128.

Bakri, A. R., Sutrisno, S., & Mushafanah, Q. (2021). Nilai karakter siswa pada kegiatan ekstrakurikuler. Indonesian Values and Character Education Journal, 4(1), 1–6. https://doi.org/10.23887/ivcej.v4i1.29811

Dahaluddin, Rakib, M., & Apriyanti, E. (2021). Implementasi pendidikan karakter melalui kegiatan ekstrakurikuler pada siswa SMK Negeri 1 Pangkep. Jurnal Education and Development, 10(1), 129–135. https://doi.org/10.37081/ed.v10i1.3305

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2017). Penguatan pendidikan karakter.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2018). Standar nasional pendidikan.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. (2015). Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 82 Tahun 2015 tentang pencegahan dan penanggulangan tindak kekerasan di lingkungan satuan pendidikan.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. (2016). Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2016 tentang standar proses pendidikan dasar dan menengah. https://peraturan.bpk.go.id/Details/224242/permendikbud-no-22-tahun-2016

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2021). Panduan penguatan pendidikan karakter di sekolah dasar.

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2022). Kurikulum Merdeka dan implementasi pembelajaran.

Kesuma, D., Triatna, C., & Permana, J. (2011). Pendidikan karakter: Kajian teori dan praktik di sekolah. Remaja Rosdakarya.

Lickona, T. (2013). Pendidikan karakter: Panduan lengkap mendidik siswa menjadi pintar dan baik. Nusa Media.

Lutfiana, R. F., Mey R, A. A., & Handayani, T. (2021). Analisis implementasi budaya sekolah dalam membentuk karakter religius peserta didik. Jurnal Pendidikan Karakter, 12(2), 174–183. https://doi.org/10.21831/jpka.v12i2.35499

Mulyasa, E. (2012). Manajemen pendidikan karakter. Bumi Aksara.

Pemerintah Republik Indonesia. (2003). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional. https://peraturan.bpk.go.id/Details/43920/uu-no-20

Pemerintah Republik Indonesia. (2017). Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 87 Tahun 2017 tentang penguatan pendidikan karakter. https://peraturan.bpk.go.id/Details/73167/perpres-no-87-tahun-2017

Prasetyo, A. (2020). Manajemen disiplin peserta didik di sekolah dasar. Kencana.

Sani, R. A. (2019). Penilaian autentik. Bumi Aksara.

Sanjaya, W. (2016). Strategi pembelajaran berorientasi standar proses pendidikan. Kencana.

Susanto, A. (2013). Teori belajar dan pembelajaran di sekolah dasar. Prenadamedia Group.

Uno, H. B. (2016). Perencanaan pembelajaran. Bumi Aksara.

Warsita, B. (2011). Teknologi pembelajaran: Landasan dan aplikasinya. Rineka Cipta.

Wiyani, N. A. (2018). Manajemen kelas: Teori dan aplikasi untuk menciptakan kelas yang kondusif. Ar-Ruzz Media.

Downloads

Published

31-10-2026

Issue

Section

Education and Community Empowerment

How to Cite

Yanti, A. A., Rahmat, & Novitasari, N. I. (2026). Pendampingan Sekolah Mitra dalam Pemetaan Kultur Sekolah dan Penyusunan Program Pendidikan Karakter. LESTARI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(2), 182-189. https://doi.org/10.46918/lestari.v4i2.3696