Penguatan Karakter Dan Profesionalisme Guru Melalui Seminar Integrasi Nilai Siri' Na Pacce Di Era Digital
DOI:
https://doi.org/10.46918/lestari.v4i1.3443Keywords:
Karakter Guru, Profesionalisme Guru, Kearifan Lokal, Siri’ na PacceAbstract
Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan signifikan dalam dunia pendidikan yang menuntut guru tidak hanya memiliki kompetensi pedagogis dan profesional, tetapi juga karakter yang kuat sebagai teladan bagi peserta didik. Di sisi lain, arus digitalisasi yang semakin pesat berpotensi menggeser nilai-nilai budaya lokal yang selama ini menjadi fondasi pembentukan karakter. Salah satu kearifan lokal yang relevan untuk memperkuat karakter pendidik adalah nilai Siri' na Pacce yang mengandung makna harga diri, integritas, tanggung jawab, solidaritas, dan kepedulian sosial. Oleh karena itu, diperlukan upaya penguatan karakter dan profesionalisme guru melalui integrasi nilai-nilai budaya lokal yang selaras dengan perkembangan era digital. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memberikan pemahaman kepada peserta mengenai pentingnya integrasi nilai Siri' na Pacce dalam membentuk karakter dan profesionalisme guru di era digital. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui seminar yang mencakup penyampaian materi, diskusi interaktif, dan sesi refleksi yang melibatkan peserta secara aktif. Kegiatan diikuti oleh 46 peserta yang terdiri atas 35 mahasiswa calon guru dan 11 dosen FKIP Universitas Muslim Maros. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui diskusi, refleksi, dan observasi selama pelaksanaan seminar. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme peserta yang tinggi serta kemampuan mengidentifikasi keterkaitan antara nilai Siri' na Pacce dengan integritas, tanggung jawab profesional, dan kepedulian sosial dalam praktik pendidikan. Selain itu, peserta memahami pentingnya mengintegrasikan nilai-nilai budaya lokal dalam proses pembelajaran sebagai upaya membangun karakter pendidik yang adaptif terhadap perkembangan teknologi tanpa kehilangan identitas budaya. Seminar ini menjadi sarana edukatif dan reflektif dalam memperkenalkan pentingnya integrasi nilai Siri' na Pacce sebagai landasan penguatan karakter dan profesionalisme guru di era digital.
References
Ardi, R., Saputra, E. E., Parisu, C. Z. L., & Permatasari, S. J. (2024). Studi literatur: Integrasi nilai-nilai kearifan lokal dalam pembelajaran untuk menanamkan pendidikan karakter di sekolah dasar. Catha: Jurnal Penelitian Kreatif dan Inovatif, 1(1), 57–72.
Falinda, N. S., Daud, R. F., Irawan, R. R., & Fatchuriz, M. (2025). Penguatan integritas ilmiah di era transformasi digital: Implementasi reposisi peran universitas swasta melalui kuliah umum internasional sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat. Jurnal Ragam Pengabdian, 2(2), 399–412.
Hasanah, S. N., Latifah, D., Ummah, F., Azzahra, D. N., Syahin, A. N. I., & Asitah, N. (2025). Kajian literatur komprehensif integrasi budaya lokal dan evaluasi kompetensi dalam outcome-based education. Nusantara Educational Review, 3(1), 24–31.
Hasbullah, R. A. (2025). Internalisasi karakter Siri’ na Pacce dalam pendidikan siswa SD Unismuh Makassar. Jurnal Integrasi Pengetahuan Disiplin, 6(3).
Iswatiningsih, D. (2019). Penguatan pendidikan karakter berbasis nilai-nilai kearifan lokal di sekolah. Satwika: Kajian Ilmu Budaya dan Perubahan Sosial, 3(2), 155–164.
Kasvita, V., Babo, R., & Muhajir, M. (2021). Penanaman nilai-nilai karakter melalui pembelajaran kontekstual berbasis kearifan lokal Siri’ na Pacce. Dalam Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Dasar: Merdeka Belajar dalam Menyambut Era Masyarakat 5.0 (hlm. 330–338). Pascasarjana Universitas Negeri Gorontalo. ISBN 978-623-98648-2-8.
Majid, A., Agussalim, A., Usman, U., Amran, M., & Pasinggi, Y. S. (2026). Peningkatan kompetensi guru sekolah dasar dalam mengintegrasikan kearifan lokal Bugis–Makassar pada pembelajaran bangun datar dan ruang. CERDAS: Journal of Community Empowerment, Research, Development, and Social Action, 1(1), 23–34.
Megawati, A., & Atjo, A. S. (2025). Model pendidikan karakter berbasis budaya Bugis Makassar untuk meningkatkan moralitas siswa sekolah dasar di Sulawesi Selatan. Jurnal Al-Qiyam, 6(2), 255–265.
Rosmayanti, V., Sukmawati, S., Sulolipu, A. A., Ram, S. W., & Saputra, A. T. (2025). Penguatan kearifan lokal Sulawesi Selatan dalam pembelajaran berbasis teknologi digital di SMKN 5 Gowa. Jurnal Sulapa Eppa’, 1(1), 19–28.
Ruyadi, Y. (2025). Aktualisasi nilai Siri’ na Pacce pada masyarakat suku Bugis-Makassar di Kecamatan Rappocini Kota Makassar Provinsi Sulawesi Selatan. JSPH (Jurnal Sosiologi Pendidikan Humanis), 10(1), 57–71.
Salam, R., Lestari, P., Purnomo, A., Nursalim, M. K., & Halimah, S. N. (2019). Pelatihan pendidikan karakter berbasis kearifan lokal bagi guru IPS SMP Kabupaten Semarang sebagai wujud konservasi sosial untuk menghadapi era revolusi industri 4.0. Harmony: Jurnal Pembelajaran IPS dan PKN, 4(1), 1–4.
Sartika, S. (2022). Seminar sebagai sarana peningkatan literasi digital bagi mahasiswa untuk Indonesia berkemajuan. BASINDO: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pembelajarannya, 6(2), 376–384.
Sugiarto, S., Sairtory, D., Marthinus, M., Sairlouth, C. A., & Solemede, M. G. (2025). Integrasi budaya lokal dan teknologi digital dalam pembuatan komik etnomatematika melalui pelatihan Story Tribe. Jurnal Masyarakat Madani Indonesia, 4(2), 229–236.
Syofyan, H., Susanto, R., Setiyati, R., Vebryanti, Ramadhanti, D., Mentari, I., Ratih, Dwiyanti, K., Oktavia, H., & Tesaniloka, M. (2020). Peningkatan penguatan pendidikan karakter siswa melalui pemberdayaan kompetensi sosial dan kepribadian guru. International Journal of Community Service Learning, 4(4), 338–346. https://doi.org/10.23887/ijcsl.v4i4.29840
Yamin, M., & Fakhrunnisaa, N. (2022). Persepsi literasi digital mahasiswa calon guru IAIN Palopo. SAP (Susunan Artikel Pendidikan), 7(1), 1–9.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Ernawati, Pertiwi Indah Lestari, Ince Nasrullah, Dedy Setyawan, Nirfayanti, Khaerani, Rahmawati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.