Strategi Generasi Millenial Bertahan Hidup Dalam Masa Pandemi Covid-19

  • Varian Valiant Ervic Manguma Universitas Hasanuddin
Keywords: Covid-19, pandemic, millennial generation, strategy, survive

Abstract

Selama masa pandemi virus Covid-19, banyak tantangan baru yang dialami oleh masyarakat  termasuk generasi millenial. Tantangan yang dimaksud seperti perubahan pada rutinitas yang signifikan, kesulitan berinteraksi, keuangan, manajemen energi dan adaptasi terhadap teknologi. Pola kehidupan baru perlu diterapkan oleh generasi millenial agar dapat menyesuaikan diri dengan kondisi saat ini dan siap menghadapi masa pandemi Covid-19 dengan cara menerapkan tiga macam strategi untuk bertahan hidup dalam mengatasi goncangan dan tekanan ekonomi yaitu menggunakan strategi aktif, strategi pasif, dan strategi jaringan.

Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan  kota Makassar dipilih sebagai lokasi penelitian   karena merupakan salah satu kota yang terindikasi rawan tinggi dalam konteks pandemi Covid-19, semakin tinggi pula kerentanan masyarakat yang ikut terdampak dalam hal ekonomi maupun kebutuhan hidup sehari-hari. Informan dalam penelitian ini terdiri dari seseorang yang lahir dari antara tahun 1980 sampai 2000 atau yang disebut dengan generasi millenial, karena merupakan generasi yang paling membutuhkan strategi bertahan hidup dan dalam menghidupi keluarganya yang disebabkan oleh  pandemi Covid-19. Ada 10 informan yang terkategorikan sebagai generasi millenial yang berpartisipasi dalam penelitian ini berdasarkan kisaran umur yaitu (antara 20 sampai 40 tahun), terdiri dari 7 perempuan dan 3 laki-laki, memiliki pekerjaan sebagai mahasiswa, wirausaha, ibu rumah tangga (IRT), dan vikaris.

Hasil penelitian menunjukan bahwa selama masa pandemi Covid-19, penyebaran Covid-19 yang semakin meluas menjadi  dampak bagi generasi millenial sehingga menyebabkan batasan ruang gerak yang membuat banyak aktivitas yang tergantikan serta mengubah perilaku generasi millenial menjadi lebih banyak dirumah. Segala perilaku yang lama sebelum masa pandemi Covid-19 sudah tidak relevan lagi untuk masa covid-19. Oleh sebab itu,  generasi millenial menyikapi tantangan masa pandemi dengan cepat beradaptasi pada keadaan, kritis dalam masalah dan kreatif atau mampu berkolaborasi agar mampu bertahan hidup melalui penerapan strategi aktif, strategi pasif, dan strategi jaringan. Strategi tersebut mampu membuat generasi millenial tetap bertahan hidup secara produktif dan mampu mengatasi jumlah pengeluaran dengan kebutuhan hidup yang besar selama masa pandemi Covid-19. 

References

Deloitte. 2020. The Deloitte Global Milennial Survey 2020 Resilient generations hold the key to creating a “better normal”. Deloitte Global.
Hidayatullah, Syarif. 2018. Perilaku Generasi Milenial dalam Menggunakan Aplikasi Go-Food. Vol 6 No.2. Malang. Universitas Merdeka. Malang.
Kemkes. 2020. Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19. https://www.covid19.go.id/
Lancaster, L. C., & Stillman, D. 2002. When Generations Collide: Who They Are. Why They Clash. How to Solve the Generational Puzzle at Work. New York: Harper Collins.
Pomanto, D. 2021. Makassar Recover: Inovasi Penanggulangan Pandemi Covid-19 Kota Makassar. Makassar. Pemerintah Kota Makassar.
Resmi, S. 2005. Gali Tutup Lubang Itu Biasa: Strategi Buruh Menanggulangi Persoalan dari Waktu ke Waktu. Bandung. Yayasan Akatiga.
Rosmandi, M. 2020 Penerapan Strategi Bisnis di Masa Pandemi Covid-19. Bandung: STIE Kridatama Bandung.
Susilawati, N. 2003. Sosiologi Pedesaan Bahan Ajar. Padang. UNP.
Wahana Visi Indonesia (2020). Ringkasan Penilaian Cepat Covid-19 dan Anak-Anak di Indonesia. Jakarta. Wahana Visi.
Published
2021-06-30
How to Cite
Ervic Manguma, V. (2021). Strategi Generasi Millenial Bertahan Hidup Dalam Masa Pandemi Covid-19. Emik, 4(1), 84-97. https://doi.org/10.46918/emik.v4i1.934