Permainan Bahasa dalam Cerpen Robohnya Surau Kami Karya A.A. Navis: Perspektif Wittgenstein

Authors

  • Sukarni Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Bone
  • Andi Muh. Taufiq Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Bone

DOI:

https://doi.org/10.46918/idiomatik.v9i1.3211

Keywords:

Filsafat Bahasa, Permainan Bahasa, Robohnya Surau Kami, Wittgenstein, Kritik Sastra

Abstract

Penelitian ini menganalisis permainan bahasa (language games) dalam cerpen Robohnya Surau Kami karya A. A. Navis melalui perspektif filsafat bahasa Ludwig Wittgenstein. Penelitian bertujuan mengungkap bentuk permainan bahasa dan mekanisme pembentukan makna tuturan tokoh berdasarkan konteks religius, sosial, dan moral dalam teks sastra. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif interpretatif. Data penelitian berupa dialog, monolog, dan fragmen narasi yang dianalisis melalui tahap identifikasi, klasifikasi, dan interpretasi berdasarkan konsep language games, rules, dan form of life. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahasa dalam cerpen tidak berfungsi sebagai medium naratif yang netral, melainkan sebagai praktik sosial yang membentuk konflik dan kritik ideologis dalam teks. Penelitian menemukan empat bentuk permainan bahasa, yaitu religius-ritual, praktis-etis, satir-evaluatif, dan reflektif-interogatif. Benturan antara permainan bahasa religius dan praktis-etis menyebabkan terjadinya pergeseran makna kesalehan dari orientasi ritual individual menuju tanggung jawab sosial. Temuan penelitian memperlihatkan bahwa makna bahasa dalam karya sastra bersifat kontekstual dan dibentuk melalui praktik penggunaan bahasa dalam kehidupan sosial tokoh. Kebaruan penelitian ini terletak pada penerapan perspektif language games Wittgenstein untuk menjelaskan mekanisme pembentukan makna dan benturan ideologis dalam sastra Indonesia. Dengan demikian, penelitian ini memperluas kajian sastra yang selama ini lebih dominan menggunakan pendekatan struktural, moral, dan tematik.

References

Boeriswati, E., Rohman, S., Munibi, A. Z., Firdaus, S., Firmansyah, E., CH, H., & Rajaguk-guk, S. B. (2024). Metodologi penelitian bahasa dengan kajian positivisme. Dialektika: Jurnal Bahasa, Sastra dan Budaya, 11(2), 192–212.

Husnullail, M., & Jailani, M. S. (2024). Teknik pemeriksaan keabsahan data dalam riset ilmiah. Jurnal Genta Mulia, 15(2), 70–78.

Juanda, J. (2018). Pembentukan karakter peserta didik melalui sastra anak berbasis lokal “Nene Pakande.” In Y. Chanafiah & B. Lubis (Eds.), Proceedings International Conference on Literature XXVI: Literature and humanity (pp. 737–744). Unit Penerbitan dan Publikasi FKIP Universitas Bengkulu.

Julian, H., & Saryanti, E. (2024). Analisis stilistika dalam cerpen Arab modern: Kajian terhadap gaya bahasa dan makna implisit. AL IMTIYAZ: Arabic Linguistics and International Methodology for the Tarbiyah of Arabic Journal, 2(2), 61–76.

Kadri, W. N., Han, M. I., & Fachruddin, A. (2024). Wacana larangan musik di medsos: Kontestasi tafsir dalil dan latar belakang ideologi tokoh dakwah. Komsospol, 4(2), 109–123.

Kasanova, R. (2025). Filsafat bahasa. CV Eureka Media Aksara.

Lailiyah, S., & Widodo, J. (2025). Telaah kritis terhadap substansi tesis representasi identitas dalam novel Lampuki. Aksentuasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 6(2), 351–365.

Lycan, W. G. (2008). Philosophy of language: A contemporary introduction (2nd ed.). Routledge.

Mailani, O., Nuraeni, I., Syakila, S. A., & Lazuardi, J. (2022). Bahasa sebagai alat komunikasi dalam kehidupan manusia. Kampret Journal, 1(2), 1–10.

Navis, A. A. (2010). Robohnya Surau Kami. PT Gramedia Pustaka Utama.

Nubari, F. M. N., Mulyadi, A., Aiswara, L., Sulistiawati, S., & Prayogi, A. (2025). Implementasi harmonisasi ilmu: Kajian prinsip, pendekatan, dan langkah strategis integrasi keilmuan. Jurnal Intelek dan Cendikiawan Nusantara, 2(5), 10117–10130.

Nurholis, U., Mustofa, A., Nurjaman, N., Al Hamdani, D., & Rizal, S. S. (2025). Kurikulum tersirat pendidikan Islam dalam sastra dan film Indonesia. Salingka, 22(2), 235–251.

Octafiona, E. (2024). Kajian intertekstualitas dalam karya sastra Indonesia kontemporer. Edu Cendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan, 4(2), 645–655.

Prasetyo, H. (2021). Strategi kritik cerpen “Telinga” terhadap Orba: Meninjau struktur produksi dan ideologi teks. Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 17(2), 122–134.

Rahmi, Y., Chaesar, A. S. S., & Kusyani, D. (2017). Peran media sosial terhadap sastra: Kajian hegemoni. Universitas Negeri Yogyakarta.

Ramadani, A. N. F. (2025). Sinisme terhadap perilaku berpolitik tokoh dalam cerpen-cerpen terpilih AA Navis. Universitas Negeri Malang.

Ramadani, N., Yahya, A. M., Satria, D., Akbar, F., Sabina, A. N. A., & Mulyani, M. E. (2025). Pengaruh bahasa terhadap realitas: Telaah filsafat bahasa. Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora, 4(4), 6972–6984.

Ratna, N. K. (2015). Teori, metode, dan teknik penelitian sastra. Pustaka Pelajar.

Setiawan, T. (2022). Analisis wacana kritis Norman Fairclough representasi kehidupan religius cerpen Mbah Sidiq karya A. Mustofa Bisri. SOSMANIORA: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 1(2), 256–264.

Siregar, R. S., Astutik, D., Liestyasari, S. I., & Parahita, B. N. (2023). The cultural semantics: Internalization of Javanese language local wisdom to prevent moral degradation among students. KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya, 9(2), 455–467.

Sugiyono. (2019). Metode penelitian kualitatif. Alfabeta.

Surjowati, R., Wirawati, B., Kusnowati, S., Wijaya, W., & Syahputra, B. (2024). The construction of modalities in Indonesian and English folktales. LINGTERA, 11(2), 133–144.

Wibowo, W. (2022). Konsep tindak tutur komunikasi. Bumi Aksara.

Wittgenstein, L. (2009). Philosophical investigations (4th ed., G. E. M. Anscombe, P. M. S. Hacker, & J. Schulte, Eds.). Wiley-Blackwell.

Yulianti, T., & Wibowo, A. (2019). Bahasa sebagai praktik sosial dalam teks sastra Indonesia. Jurnal Bahasa dan Sastra, 19(1), 45–56.

Downloads

Published

10-06-2026

How to Cite

Sukarni, & Taufiq, A. M. (2026). Permainan Bahasa dalam Cerpen Robohnya Surau Kami Karya A.A. Navis: Perspektif Wittgenstein. Jurnal Idiomatik Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 9(1), 58-70. https://doi.org/10.46918/idiomatik.v9i1.3211