Representasi Bahasa dan Budaya dalam Novel Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck Karya Hamka serta Implikasinya terhadap Pembelajaran Bahasa

Authors

  • Rio Sahputra Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Padang https://orcid.org/0009-0008-9453-6178
  • Siti Ainim Liusti Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Padang
  • Afnita Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Padang

DOI:

https://doi.org/10.46918/idiomatik.v9i1.3018

Keywords:

Bahasa dan Budaya, Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck, Peserta Didik

Abstract

Representasi bahasa dan budaya dapat dilihat dari korelasi bahasa dan budaya melalui karya sastra klasik. Penelitian ini ditujukan untuk menganalisis dan memberikan gambaran representasi bahasa dan budaya melalui karya sastra klasik, seperti Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck karya Hamka. Pendekatan penelitian ini kualitatif deskriptif, sumber data teks novel Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck, data yang digunakan berupa dialog, narasi, dan rujukan pendukungnya. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik baca cermat (close reading) yang kemudian dicatat untuk dianalisis. Teknik analisis data yang digunakan ialah analisis kualitatif deskriptif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Bahasa dan budaya tidak hanya sebatas hubungan koordinatif, melainkan bahasa dapat merepresentasikan suatu budaya. Dalam konteks pembelajaran bahasa, representasi bahasa dan budaya melalui karya sastra klasik berimplikasi pada penguasaan diksi peserta didik serta mendorong pengembangan keterampilan berpikir kritis peserta didik.

Author Biographies

  • Rio Sahputra, Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Padang

    Mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Negeri Padang.

  • Siti Ainim Liusti, Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Padang

    Dosen Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (S2), Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Padang

References

Alejandro, A., & Zhao, L. (2024). Multi-method qualitative text and discourse analysis: A methodological framework. Qualitative Inquiry, 30(2), 1–18. https://doi.org/10.1177/10778004231184421

Arnawa, N. (2021). Pengajaran bahasa berbasis teks dan penguatan gerakan literasi sekolah. In Seminar Bahasa, Sastra dan Pengajarannya (PEDALITRA I): Penguatan literasi melalui pengajaran bahasa dan sastra (pp. 15–22).

Barthes, R. (1977). Image, music, text. Fontana Press.

Bella Tiara Putri, B. T., Ayu, C. S., Ginting, M. A. B., Saidah, S., & Nasution, S. (2024). Budaya dan bahasa: Refleksi dinamis identitas masyarakat. Semantik: Jurnal Riset Ilmu Pendidikan, Bahasa dan Budaya, 3(1), 20–32. https://doi.org/10.61132/semantik.v3i1.1321

Brown, P., & Levinson, S. C. (1987). Politeness: Some universals in language usage. Cambridge University Press.

Byram, M. (2021). Teaching and assessing intercultural communicative competence. Multilingual Matters.

Chairunnisa, & Yuniati, I. (2018). Bahasa dan kebudayaan. Journal of Education Scienties, 2(1), 48–51.

Damariswara, R., & Jadmiko, R. S. (2024). Analisis nilai perjuangan tokoh Zainuddin dalam novel Buya Hamka Tenggelamnya Kapal Van Der Wijk. Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra, 17(2), 265–276. https://doi.org/10.30651/st.v17i2.22673

Devianty, R. (2017). Bahasa sebagai cermin kebudayaan. Jurnal Tarbiyah, 24(2), 226–245. https://doi.org/10.30829/tar.v24i2.167

Duranti, A. (1997). Linguistic anthropology. Cambridge University Press.

Fadli, M. (2021). Memahami desain metode penelitian kualitatif. Humanika: Jurnal Ilmiah Kajian Humaniora, 21(1), 33–54. https://doi.org/10.21831/hum.v21i1.38075

Fishman, J. A. (1999). Handbook of language and ethnic identity. Oxford University Press.

Haristiani, N., Septiana, A., Nor Fariza, M., & Nagata, R. (2023). The politeness of criticism speech acts in Japanese and Minangkabau films. Indonesian Journal of Applied Linguistics, 13(1), 131–148. https://doi.org/10.17509/ijal.v13i1.58272

Izzanti, D. A., Nasution, M. R., Wasik, H. A., Juanda, M. I., & Nasution, S. (2025). Hakikat bahasa dalam objek kajian linguistik: Kajian literatur. Semantik: Jurnal Riset Ilmu Pendidikan, Bahasa dan Budaya, 3(1), 188–194. https://doi.org/10.61132/semantik.v3i1.1394

Kramsch, C. (1998). Language and culture. Oxford University Press.

Kustyarini. (2016). Sastra dan budaya. Likhitaprajna: Jurnal Ilmiah Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Wisnuwardhana, 16(2), 5. https://doi.org/10.37303/likhitaprajna.v16i2.34

Mujib, A. (2009). Hubungan bahasa dan kebudayaan (perspektif sosiolinguistik). Adabiyyāt: Jurnal Bahasa dan Sastra, 8(1), 141–154. https://doi.org/10.14421/ajbs.2009.08107

Parman, A. A., Nurdjan, S., & Patawari, F. (2021). Representasi nilai pendidikan Islam dalam roman Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck karya Hamka. Jurnal Konsepsi, 10(3), 196–206.

Rahardjo, M. (2018). Politik bahasa dan bahasa politik (bahasa dalam praksis politik di Indonesia). Ulul Albab: Jurnal Studi Islam, 5(1), 83–107. https://doi.org/10.18860/ua.v5i1.6147

Revita, I., Oktavianus, O., Zalfikhe, F., & W, S. (2025). Cultural nuances in pre-request speech acts: A pragmatic analysis of the Minangkabau language. Cogent Social Sciences, 11(1), 1–17. https://doi.org/10.1080/23311983.2024.2449285

Saville-Troike, M., & Bürki-Cohen, J. (2022). The ethnography of communication: An introduction (4th ed.). Blackwell Publishing.

Sugiyono. (2022). Metode penelitian kualitatif. Alfabeta.

Trianton, T. (2024). Sastra sebagai medium konservasi nilai budaya. Proceedings Series on Social Sciences & Humanities, 20(PIBSI XLVI), 363–369. https://doi.org/10.30595/pssh.v20i.1388

Downloads

Published

10-06-2026

How to Cite

Sahputra, R. ., Liusti, S. A., & Afnita. (2026). Representasi Bahasa dan Budaya dalam Novel Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck Karya Hamka serta Implikasinya terhadap Pembelajaran Bahasa. Jurnal Idiomatik Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 9(1), 13-26. https://doi.org/10.46918/idiomatik.v9i1.3018