Analisis Wacana Kritis Model Van Dijk pada Kolom Pendidikan Surat Kabar Pikiran Rakyat
DOI:
https://doi.org/10.46918/idiomatik.v9i1.3010Keywords:
Analisis Wacana Kritis, Ideologi Pendidikan, Media Massa, Kolom PendidikanAbstract
Representasi pendidikan dalam media massa sering kali mencerminkan bahasa sebagai alat ideologis yang membentuk pandangan publik, terutama terkait isu ketimpangan mutu, kebijakan, dan peran guru. Penelitian ini bertujuan mengungkap konstruksi ideologi pendidikan dalam kolom pendidikan surat kabar Pikiran Rakyat melalui analisis wacana kritis model Teun A. Van Dijk. Metode yang digunakan berfokus pada tiga dimensi: struktur makro (tema), superstruktur (skema), dan mikrostruktur (leksikon, gaya bahasa, retorika, dan ideologi implisit) untuk memahami makna, pengetahuan, dan kekuasaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wacana media menekankan nilai keadilan, karakter, dan kemajuan bangsa. Strategi bahasa konsisten membangun citra pendidikan sebagai ruang perjuangan moral dan sosial. Pilihan kata dan pola argumentasi menegaskan posisi media sebagai agen pembentuk kesadaran publik yang tidak sekadar menyampaikan informasi, melainkan juga memproduksi ideologi yang memengaruhi persepsi masyarakat terhadap arah pendidikan nasional.
References
Abidin, S. (2024). Pengantar jurnalistik Indonesia. UPB Press.
Al-Fandi, H. (2021). Pengantar jurnalistik. Bildung.
Badan Pusat Statistik Jawa Barat. (2024). Statistik pendidikan Jawa Barat 2024. BPS Jawa Barat.
Creswell, J. W. (2014). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches. SAGE Publications.
Damayanti, D., Suryaningsih, I., & Kasmawati, K. (2023). Tindak tutur ekspresif dan kesantunan berbahasa di Pasar Sentral Pangkep. Idiomatik: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 6(2), 157–166.
Eriyanto. (2012). Analisis wacana: Pengantar analisis teks media. PT LKiS Printing Cemerlang.
Fairclough, N. (1995). Critical discourse analysis: The critical study of language. Longman.
Fauzan, U. (2016). Analisis wacana kritis: Menguak ideologi dalam wacana. Idea Press.
Haryono, C. G., & Marbun, L. F. (2021). Discourse war on people's welfare: Pros and cons of political parties against the ratification of UU Cipta Kerja in virtual space. AREISSH, 17(6), 22–33. https://doi.org/10.2991/978-2-494069-17-6
Heryani, R. (2023). Berani tampil berbicara di depan publik. UPI Press.
Humaira, H. W. (2018). Analisis wacana kritis (AWK) model Teun A. Van Dijk pada pemberitaan surat kabar Republika. Literasi, 2(1), 32–40.
Kemdikbudristek. (2022). Laporan kinerja Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi tahun 2022. Kemendikbudristek.
Kusumaningsih, R. (2024). Peran media dalam mempengaruhi opini publik tentang hukum dan keadilan. JISHUM: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 3(1), 27–40.
Masitoh, M. (2020). Pendekatan dalam analisis wacana kritis. Edukasi Lingua Sastra, 18(1), 66–76. https://doi.org/10.47637/elsa.v18i1.221
Miles, M. B., & Huberman, A. M. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.
Novita, R., & Hudiyono, Y. (2023). Analisis wacana kritis model Van Dijk dalam unggahan Instagram Bintang Emon. JOEL: Journal of Educational and Language Research, 2(11), 1189–1196.
OECD. (2022). PISA 2022 results: What students know and can do (Vol. I). OECD Publishing.
Putri, D. D. (2025). Media massa dalam bingkai kekuasaan: Analisis wacana berita pasca debat Pilpres 2019 di Metro TV. CORE: Journal of Communication Research, 3(1), 1–11.
Robin, P., Fendista, S., & Adiwinata, A. (2020). Manuver dan momentum politik Joko Widodo: Analisis wacana kritis #JKWVLOG. Calathu: Jurnal Ilmu Komunikasi, 2, 43–58.
Silalahi, A. U., Sianturi, R. Y. O., Silalahi, S. S., Yudhi, A., & Putri, A. (2024). Analisis tindak tutur roasting Anies Baswedan dalam acara Lapor Pak! di Trans7: Kajian pragmatik. IDIOMATIK: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 7(1), 42–49.
Silaswati, D. (2019). Analisis wacana kritis dalam pengkajian wacana. Metamorfosis, 12(April), 1–10.
Sobur, A. (2001). Analisis teks media: Suatu pengantar untuk analisis wacana, analisis semiotik, dan analisis framing. Remaja Rosdakarya.
Somantri, W. R., & Nurhadi, J. (2024). Postingan cyberbullying Ruhut Sitompul terhadap bacapres Anies Baswedan: Analisis wacana kritis. Lingua Franca: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajaran, 8(1), 95–109.
Suhardi. (2025). Tantangan modernitas: Politik demokrasi versus hantu Temuniq. CV. Sketsa Media.
UNESCO. (2023). Education for sustainable development progress report 2023. United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization.
van Dijk, T. A. (1980). Macrostructures: An interdisciplinary study of global structures in discourse, interaction, and cognition. Lawrence Erlbaum.
van Dijk, T. A. (1988). News as discourse. Lawrence Erlbaum.
van Dijk, T. A. (1993). Principles of critical discourse analysis. Discourse & Society, 4(2), 249–283. https://doi.org/10.1177/0957926593004002006
van Dijk, T. A. (1997). Discourse as structure and process: Discourse studies: A multidisciplinary introduction. SAGE Publications. https://doi.org/10.4135/9781446221884
Wodak, R., & Meyer, M. (2001). Methods of critical discourse analysis. SAGE Publications.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Vivih Karlina, Najmi Muhammad Agus Nur, Rina Heryani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





