Penggunaan Modem Klise dalam Pembelajaran Seni Budaya dan Keterampilan Tingkat SMP dan SMA di Kabupaten Gowa

  • Sitti Suryani SMPN 3 Pattallassang
  • Bungmawar Bungmawar SMAN 1 Bontomarannu
Keywords: Modem Klise, Kriya Bosara’

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian pengembangan (Research and Development), yang bertujuan untuk mengembangkan pembelajaran Seni Budaya dan Keterampilan melalui pendekatan budaya lokal daerah, pembelajaran seni kriya terapan nusantara seperti kriya Bosara’ dengan menggunakan Modem Klise yaitu Penggunaan Modul Pembelajaran Kreasi limbah sekolah sepetti kreasi dari bahan plastik sebagai salah satu program perancangan pengelolaan sampah yang ramah lingkungan

Modem Klise di sekolah yang digunakan sebagai metode dan media pembelajaran dalam pembuatan seni kriya Bosara’ sebagai salah satu karya lokal Makassar yang dirancang dengan memodivikasi kreasi daur ulang limbah kertas dan plastik yang valid, efektif dan praktis untuk  siswa SMP dan SMA sederajat. Pengembangan Modem Klise ini dalam pembelajaran diuji coba pada tahap uji coba satu-satu yang melibatkan 3 orang siswa, tahap uji coba kelompok kecil yang melibatkan 6 orang siswa dan tahap uji coba kelompok besar 39 orang siswa. Instrumen pengumpulan data yang digunakan ialah lembar wawancara, lembar observasi, angket untuk guru mata pelajaran, angket untuk siswa dan lembar penilaian. Teknik analisis data yang digunakan ialah data kuantitatif yang diperoleh dari angket kemudian diolah dan dikonversi ke dalam bentuk data kualitatif. Hasil pengembangan modul pembelajaran kreasi limbah sekolah menjadi kriya Bosara’ dengan menggunakan bahan dasar limbah sekolah yaitu kertas dan plastik menunjukkan bahwa modul pengembangan pembelajaran kearifan lokal yang dikembangkan sudah memenuhi kriteria valid, praktis dan efektif, sehingga layak untuk digunakan dalam pembelajaran membuat karya seni kriya Bosara’ dengan teknik dan corak daerah setempat, khususnya pembelajaran Seni Budaya dan keterampilan di kelas VIII SMPN 3 Pattallassang dan di kelas XI SMAN 1 Bontomarannnu Kabupaten Gowa.

References

Gagne, R. M. (1979). Principles of Instructional design. New York: Holt, Rinehart and Winston.

Gayesk, D. (1993). Making Seanse of Multimedia. Introduction to this volume.

internet. (2016). Daur ulang gelas air mineral. Makassar: https://www.youtube.com/watch?y=hs7MfE2HRaw.

Kandi, Y. W. (2009). Modul Bermutu Jilid 4. Bandung: PPPPTK IPA.

Munir, M. (2012). Konsep dan Aplikasi dalam Pendidikan . Bandung: Alfabeta.

Prof Suyanto, P. D. (2013). Menjadi Guru Profesional. Jakarta: PT Erlangga.

Shoimin, A. (2014). Model Pembelajaran Inovatif dalam Kurikulum 2013. Yogyakarta: Ae-Ruzz Media.

Suryani, S. (2015). Media Powerpoint. Gowa: MGMP Seni Budaya Wi;.2 Gowa.

Suryani, S. (2016). Materi Ajar. Gowa: SMPN 3 Pattallassang.

Gagne, R. M. (1979). Principles of Instructional design. New York: Holt, Rinehart and Winston.

Published
2019-12-01
How to Cite
Suryani, S., & Bungmawar, B. (2019). Penggunaan Modem Klise dalam Pembelajaran Seni Budaya dan Keterampilan Tingkat SMP dan SMA di Kabupaten Gowa. PROSIDING Seminar Nasional FKIP Universitas Muslim Maros, 1, 121-127. Retrieved from http://ejournals.umma.ac.id/index.php/prosiding/article/view/362