Lingkungan Pembangunan SDM Sektor Industri melalui Pendidikan Vokasi

  • Intan Maria Lewiayu Vierke Politeknik APP Jakarta, Kementerian Perindustrian
Keywords: Tenaga Kerja Industri, Pestel, Pendidikan Vokasi

Abstract

Dalam rangka penyiapan sumber daya manusia industri, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) RI tengah mengidentifikasi kesiapan seluruh sektor industri di seluruh Indonesia untuk mengimplementasikan sistem Industri 4.0 dalam aktivitas industrinya sesuai dengan potensi industri di wilayah masing-masing. Tulisan ini mencoba mengidentifikasi kondisi lingkungan bisnis dalam upaya  pemenuhan pembangunan SDM industri dalam melalui pendidikan vokasi menuju industri 4.0. Dasar pengembangan SDM industri akan dikaji berdasarkan pemangku kepentingan yang fokus pada lingkungan eksternal. Sasaran yang dituju adalah diperoleh pemetaan lingkungan vokasi serta rekomendasi untuk kajian lanjutan.

Melalui analisis PESTEL, perumusan kebijakan dan perencanaan program pembangunan khususnya di bidang sumber daya manusia industri harus terarah. Skema yang  diperlukan persiapan di tingkat regional dan nasional yang melibatkan pihak industri, dunia pendidikan dan stakeholder lainnya. Kemudian, Kementerian Perindustrian juga perlu melakukan pemetaan sektor dan jenis pekerjaan yang dapat efektif meningkatkan produktivitas dan pertumbuhan PDB.

References

Anandhita, V.H., 2017. Analisis Ekosistem TIK Indonesia yang Mendorong Perkembangan Industri Lokal dan Ekonomi Kreatif. Jurnal Penelitian Pos dan Informatika, 5(1), pp.49-64.

A. R. Zahari, F. I. Romli, Analysis of suborbital flight operation using PESTLE, Journal of Atmospheric and Solar-Terrestrial Physics, In press, corrected proof, Available online 11 August 2018

Disas, E.P., 2018. Link and Match sebagai Kebijakan Pendidikan Kejuruan. Jurnal Penelitian Pendidikan, 18(2), pp.231-242.

Gonon, P., 2005. Challenges in the Swiss vocational education and training system. Berufs-und Wirtschaftspädagogik online, 7.

Hasibuan, A. (2017). Kebijakan Pemerintah Daerah Dalam Peningkatan Kualitas Pendidikan Di Provinsi Sumatera Utara.

Indonesia, K.P.R., 2018. Laporan Kinerja Kementerian Perindustrian Tahun 2018.

Mursitama, T.N., 2012. Peran Serta Masyarakat dan Dunia Usaha Dalam Mewujudkan Sistem Transparansi Nasional Pelayanan Publik. Jurnal Rechts Vinding: Media Pembinaan Hukum Nasional, 1(1), pp.75-91.

Newaz, M.T., Murtaza, F. and Sadia, F., 2013. Vocational education and training in Bangladesh: Why it is not working?. International Journal of Research Studies in Education, 2, pp.29-40.

Pujiyanto, R., 2015. Penerapan Prinsip-Prinsip Good Governance Dalam Rekrutmen CPNS Kementerian Perindustrian (Doctoral dissertation, Universitas Gadjah Mada).

Srdjevic, Z., Bajcetic, R. and Srdjevic, B., 2012. Identifying the criteria set for multicriteria decision making based on SWOT/PESTLE analysis: a case study of reconstructing a water intake structure. Water resources management, 26(12), pp.3379-3393.

Wibowo, E.S., Susanto, A. and Winarno, W.W. 2014. Kesiapan Pengguna Intranet Berbasis Android di Kementerian Perindustrian. SEMNASTEKNOMEDIA ONLINE. 2(1). pp.3-03.

Published
2019-12-01
How to Cite
Vierke, I. (2019). Lingkungan Pembangunan SDM Sektor Industri melalui Pendidikan Vokasi. PROSIDING Seminar Nasional FKIP Universitas Muslim Maros, 1, 35-43. Retrieved from http://ejournals.umma.ac.id/index.php/prosiding/article/view/352