Komposisi Linguistik dalam Kisah Malleleang Raunna La Oro Kelling pada Epos La Galigo

Kajian Morfosintaksis

  • Nur Kamila Saleh Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Hasanuddin
  • Firman Saleh Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Hasanuddin
  • Rudy Yusuf Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Hasanuddin
  • Andi Agussalim Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Hasanuddin
  • Ibrahim Ibrahim Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Hasanuddin
Keywords: Komposisi, Linguistik, La Galigo, Morfosintaksis

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk Menganalisis corak komposisi Data dan cerita dalam setiap penyampaian cerita Malleleang Raunna La Oro Kelling di tengah khalayak Masyarakat Bugis di Kabupaten Wajo. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Studi Pustaka, Wawancara, dan Pengamatan. Dalam pengelolaan data, penulis menggunakan pendekatan kualitatif. Pendekatan ini menggambarkan langsung masalah penelitian tentang komposisi dalam konteks Spesifik Penyampaian La Galigo. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah dilakukan, maka dapat disimpulkan bahwa terdapat dua bentuk komposisi bahasa dalam naskah La Galigo Episode Malleleang Raunna La Worokelling, yakni bentuk majemuk yang unsur pertamanya menjadi pusat atau diterangkan oleh unsur penjelas atau menerangkan dan bentuk majemuk yang unsur-unsurnya tidak saling menerangkan, tetapi hanya berupa rangkaian yang sejajar atau kopulatif. Makna komposisi bahasa dalam naskah tidak bergantung dengan makna unsur yang membentuknya. Hal itu dikarenakan komposisi itu membentuk makna baru yang tidak sama dengan makna aslinya. Bentuk yang timbul dari proses komposisi bahasa Bugis dalam naskah La Galigo Episode Malleleang Raunna La Worokelling di Kabupaten Wajo ada lima, yaitu komposisi membentuk benda, komposisi membentuk kerja, komposisi membentuk sifat, komposisi membentuk keterangan, dan komposisi membentuk persona.

References

Akhmar, A. M. (2018). Islamisasi Bugis: Kajian Sastra Atas La Galigo Versi Bottinna I La Déwata Sibawa I Wé Attaweq. Yayasan Pustaka Obor Indonesia.

Akhmar, M. (2003). Toloq rumpaqna Boné: edisi teks dan kajian kesastraan. Masagena Press.

Ambo Enre, Fachruddin, (1999), Ritumpanna Welenrennge, Sebuah Episode Sastra Bugis Klasik Galigo, Jakarta, Yayasan Obor Indonesia.

Azmi, Asrul Muh. (2017). Bentuk, Fungsi, dan Makna Komposisi Bahasa Sasak Dialek Meno-Mene Di Desa Mekar Bersatu Kecamatan Batukliang Kabupaten Lombok Tengah. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Mataram

Chaer, A. (2008). Morfologi Bahas Indonesia. Jakarta: PT. Rineka Cipta.

Danandjaja, James. (1997). Folklor Indonesia: Ilmu Gosip, Dongeng. Cetakan V. Jakarta: PT Pustaka Utama Grafiti.

Duranti, Allesanro. (1997), Linguistic Anthropology. Cambrige: Cambrige University Press;

Ermanto, E. (2016). Proses Morfologi Infleksi pada Adjektiva Bahasa Indonesia. Humanus, 12(2), 41. doi:10.24036/jh.v15i1.6411

Humaeni, Ayatullah. (2015). Ritual, Kepercayaan Lokal Dan Identitas Budaya Masyarakat Ciomas Banten. el Harakah Vol.17 No.2 Tahun 2015.

Kridalaksana, H. (2007). Pembentukan Kata dalam Bahasa Indonesia. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.

Kridalaksana, H. (2008). Kamus Besar Bahasa Indonesia. Ed. IV. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.

Kridalaksana, H. (2008). Kamus Linguistik. Ed. IV. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.

Lord, Albert B. (1976). The Singer of Tales. New York; Antheneum.

Masinambow, E.K.M. & Haenen, P. (2002). Bahasa Indonesia dan Bahasa Daerah. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.

Muslich, M. (2010). Tata Bentuk Bahasa Indonesia. Jakarta: Bumi Aksara.

Nurdin. (2011). Kajian Makna terhadap Sureq Galigo sebagai Pedoman Perilaku Masyarakat: Tesis.

Pangerang, A. A. (2003). Persepsi dan Pemahaman Tokoh Adat tentang La Galigo. (Dlm). Nurhayati Rahman (et al.). La Galigo Menelusuri Jejak Warisan Sastra Dunia.

Perdana, Andini. (2019). Naskah La Galigo: Identitas Budaya Sulawesi Selatan Di Museum La Galigo. Pangadereng, Vol. 5 No. 1, Juni 2019.

Putri, M. H. (2014). Komposisi dan Makna Idiomatikal Kata Majemuk Nomina dalam Koran Kougaku Edisi 1 Juni 2011. Jurnal Ilmiah Mahasiswa FIB, 7(7). http://jimbastrafib.studentjournal.ub.ac.id/index.php/jimbastrafib/article /view/762.

Rahman, N. (1998). Sompeqna Sawérigading Lao Ri Tana Cina (Episode pelayaran Sawerigading ke Tanah Cina): ringkasan disertasi. Program Pascasarjana, Universitas Indonesia.

Rahman, Nurhayati. (2006). Pelayaran Sawerigading ke Tanah Cina: Kajian Filologi dan Semantik La Galigo: Universitas Indonesia.

Rahman, Nurhayati. (2008). Seni dan Budaya Sureq La Galigo Press Makassar: Universitas Hasanuddin.

Ramlan, M. (2009). Morfologi Suatu Tinjauan Deskriptif. Yogyakarta: CV Karyono.

Salim, M., Enre, F. A., Rahman, N., Koolhof, S., & Tol, R. (1995). I La Galigo menurut naskah NBG 188 yang disusun oleh Arung Pancana Toa. Jilid I, Jakarta: Djambatan.

Salim, Muhammad. (2003). Nilai-nilai dalam Pengembaraan Sawerigading (yang termaktub dalam Sureq Galigo). Makalah ini disajikan dalam Seminar Internasional Sawerigading. Masamba Sulawesi Selatan. 10- 14 Desember.

Soeparno. (2002). Dasar-Dasar Linguistik Umum. Yogyakarta: Tiara Wacana.

Sudaryanto. (1993). Metode dan Aneka Teknik Analisis Bahasa. Yogyakarta: Duta University Press.

Suhardi. (2008). Sintaksis. Yogyakarta: UNY Press.

Suriadi, Nurkamila, (2015). PASSUREQ: Proses Belajar; Teknik membangun Cerita dan Data-Data Puisi, serta Kehidupan Sosialnya (Analisis Formula Albert B. Lord). Universitas Hasanuddin. Skripsi.

Sweeney, Amin. (1987). A Full Hearing: Orality and Literacy in the Malay World. University of California Press.

Teeuw, A. (1978). Sastra dalam Ketegangan antara Tradisi dan Pembaharuan, dalam Basis, thn XXVI, No. 9, edisi Juni

Verhaar, J.W.M (1996) Asas-asas Linguistik Umum. Yogyakarta: Gajah Mada University.

Widya. (2010). Analisis Metaforis Pepatah-Petitih Berbahasa Minangkabau Tentang Konsep Kepemimpinan Studi Tentang Kearifan Budaya. Hal. 26. Universitas Indonesia. Tesis.

Yani, Muhammad. (2018). Nilai Pendidikan Dalam Ritual Massureq Meong Palo Karella’e Pada Upacara Maddoja Bine Di Desa Leworeng Kecamatan Donri-Donri Kabupaten Soppeng. Program Studi Pendidikan Sendratasik, Fakultas Seni dan Desain, Universitas Negeri Makassar.

Yasiroh, N. (2013). Proses Morfologis Bahasa Melayu Palembang. Thesis. Universitas Negeri Yogyakarta.

Published
2022-06-26
How to Cite
Saleh, N., Saleh, F., Yusuf, R., Agussalim, A., & Ibrahim, I. (2022). Komposisi Linguistik dalam Kisah Malleleang Raunna La Oro Kelling pada Epos La Galigo. Jurnal Idiomatik: Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 5(1), 23-34. https://doi.org/10.46918/idiomatik.v5i1.1413