Pengaruh Pemberian Beberapa Jenis Agensi Hayati terhadap Produksi dan Produktivitas Tanaman Jagung Yang Berasal dari Benih Lewat Masa Simpan

Pengaruh Pemberian Beberapa Jenis Agensi Hayati terhadap Produksi dan Produktivitas Tanaman Jagung Yang Berasal dari Benih Lewat Masa Simpan

  • Jurnal Agrotan

Abstract

Tanaman jagung merupakan salah satu jenis tanaman pangan biji-bijian dari keluarga rumput-rumputan. Jagung selain untuk keperluan pangan, juga digunakan untuk bahan baku industri pakan ternak, maupun ekspor. Ketersediaan benih salah satu kunci keberhasilan usaha di bidang pertanian mengingat benih merupakan awal dari proses produksi. Banyak Benih yang telah memgalami kemunduran, karena lamanya masa simpan. Kerugian akibat kemunduran benih karena masa simpan dapat diminimalisir dengan pemberian perlakuan terhadap benih. Berdasarkan uraian di atas, maka dapat disusun rumusan masalah sebagai berikut: Perlakuan yang ideal utuk memperoleh produktivitas yang tinggi. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk: Mengetahui jenis agensi hayati yang ideal digunakan untuk memperoleh produksi tinggi. Penelitian ini bermanfaat untuk menambah pengetahuan mengenai kegunaan dan kelebihan dari penggunaan agensi hayati serta menemukan jenis agensi hayati yang mana yang ideal untuk pertumbuhan dan produksi jagung hibrida. Penelitian pertanaman dilaksanakan di lahan milik petani yang terletak di kecamatan Turikale Kabupaten Maros Provinsi Sulawesi Selatan pada bulan Februari 2019 sampai April 2019. Materi yang digunakan adalah benih varietas Bima 20 (Lewat Masa Simpan). Percobaanpertanaman di lapangan dilakukan dengan pemberian perlakuan penyemprotan larutan POC (A), larutan PGPR (B), larutan Phaeni Bacillus (C) dan air (control) (D). Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) satu faktor dengan Uji BNT (Beda Nyata Terkecil) α= 0.05 dan  α= 0.01 dengan 4 ulangan. Hasil terbaik untuk pengamatan Produksi dan Produktivitas Tanaman Jagung, Rata-rata Diameter Tongkol (cm), Berat Pipil Tongkol (Gram), adalah tanaman yang diberikan PGPR dengan rataan berturut-turut 158.75b cm, 2600d gram,  11.44 ton ha-1, 5.12bc cm,  2400cd gram. Sedangkan untuk parameter Panjang Tongkol (cm) rataan tertinggi ditunjukkan oleh tanaman yang diberikan perlakuan POC yakni sebesar 17.90bcd cm.

 

Kata kunci: Jagung, Jagung Hibrida, Agensi Hayati, Produksi, Produktivitas.

Published
2020-05-12