KARAKTERISASI DAN HERIT ABILITAS HASIL PERSILANGAN BEBERAPA KLON UNGGUL KA KAO (Tlieobroma cacao L.) SULAWESI SELATAN

KARAKTERISASI DAN HERIT ABILITAS HASIL PERSILANGAN BEBERAPA KLON UNGGUL KA KAO (Tlieobroma cacao L.) SULAWESI SELATAN

  • Jurnal Agrotan

Abstract

Penelitian dilaksanakan di Green House, Kebun Percobaan, Fakultas Pertanian, Universitas Hasanuddin, Makassar, Sulawesi Selatan. Penelitian berlangsung dari Juni 2017 hingga Oktober 2017. Penelitian bertujuan untuk memperoleh satu atau lebih genotipe yang memiliki karakter berbeda dengan induknya dan untuk memperoleh satu atau lebih parameter yang memiliki heritabilitas yang tertinggi. Penelitian dilaksanakan dalam bentuk percobaan dengan menggunakan rancangan acak kelompok (RAK). Adapun perlakuan yang digunakan yaitu 6 klon unggul kakao Sulawesi Selatan sebagai induk persilangan yakni gl (MCC 01),g2 (Sulawesi 2), g3 (Tahir), g4 (MCC 02), g5 (AFQ), g6 (Buntu Batu 01) dan 24 genotipe hasil persilangan yaitu (gl, g2, g3, g4, g5, g6, g7, g8, g9, g10, g11, g12, g13, g14, g15, g16, g17, g18, g19, g20, g21, g22, g23, g24). Penelitian diulang sebanyak 3 kali ulangan sehingga terdapat 270 unit percobaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa genotipe yang memiliki karakter berbeda dengan induknya. Pada karakter urat daun dan warna daun muda, setiap genotipe hasil persilangan memperlihatkan morfologi fenotipe yang berbeda-beda pada setiap tanaman kakao. Karakter parameter yang memiliki nilai heritabilitas tertinggi yaitu pada parameter jumlah daun, rasio panjang lebar daun, diameter batang dan jumlah klorofil tergolong memiliki nilai heritabilitas yang sedang yang menandakan bahwa 20-50% karakter tersebut lebih dikendalikan oleh faktor genetik dan akan diwariskan ke keturunannya.

Kata kunci: kakao, genotipe, karakteristik, heritabilitas.

Published
2020-05-12